Tujuan pernikahan pada Islam

Ibukota – Bagi umat Muslim yang mana belum menikah namun telah dilakukan menemukan tambatan hati, tujuan akhirnya tidaklah lain dan juga tidaklah tidak adalah pernikahan. Selain untuk mencegah zina, apa cuma tujuan menikah di Islam? Simak ulasannya pada artikel ini.
Pernikahan adalah sesuatu yang digunakan sakral di islam lalu siapapun orangnya apabila ia sudah ada menginjak usia dewasa pasti ia miliki keinginan untuk menikah juga memulai pembangunan rumah tangga. Allah sendiri menganjurkan umatnya untuk menikah sebagaimana yang tersebut disebutkan pada dalil berikut ini
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ ۚ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri lalu menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan juga cucu-cucu, kemudian memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah dia beriman terhadap yang mana bathil lalu mengingkari nikmat Allah? (QS An Nahl : 72)
وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian dalam antara kamu, serta orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang dimaksud lelaki lalu hamba-hamba sahayamu yang tersebut perempuan. Jika merekan miskin Allah akan memampukan dia dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Qs An Nur : 24 )
Pernikahan bukanlah hal yang mana bisa saja dianggap sepele, oleh sebab itu di pada pernikahan terdapat Fiqih Pernikahan yaitu Syarat – Syarat Dalam Akad Nikah atau yang digunakan disebut dengan aqad.
Dengan pernikahan, gejolak biologis di diri manusia dapat tertuntaskan. Selain itu, pernikahan juga dapat mengangkat cita-cita luhur yaitu untuk memunculkan keturunan yang tersebut nantinya berperan di kemakmuran pada bumi kemudian menjadikannya lebih besar semarak.
Berikut ini tujuan utama pernikahan pada Islam antara lain:
1. Mencapai Ketenangan juga Kestabilan Emosional
Menikah bertujuan untuk menciptakan ketenangan juga kestabilan emosional bagi pasangan. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman, "Dan dalam antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu dari jenis kamu sendiri agar kamu merasa tenang kepadanya…" (QS. Ar-Rum: 21). Pernikahan menciptakan lingkungan yang digunakan stabil pada mana pasangan dapat saling memperkuat lalu memberikan rasa aman.
2. Membangun Keluarga yang digunakan Sakinah, Mawaddah, dan Rahmah
Tujuan utama dari pernikahan pada Islam adalah merancang keluarga yang digunakan harmonis, penuh kasih sayang, lalu rahmat. Idea ini dijelaskan pada Al-Qur'an: "Dan dalam antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu dari jenis kamu sendiri agar kamu merasa tenang kepadanya, dan juga Dia menjadikan di dalam antara kamu rasa cinta serta kasih sayang…" (QS. Ar-Rum: 21). Keluarga yang tersebut sakinah (tenang), mawadah (kasih sayang), kemudian rahmah (rahmat) adalah harapan di setiap pernikahan.
3. Memelihara Kesucian dan juga Ketaatan
Menikah juga berfungsi sebagai sarana untuk menjaga kesucian lalu ketaatan. Dengan menikah, seseorang dapat merawat diri dari perilaku yang tersebut dilarang seperti zina (perbuatan dosa seksual di dalam luar pernikahan). Islam mengajarkan bahwa menikah adalah cara yang digunakan sah untuk memenuhi keperluan biologis kemudian emosional, sesuai dengan petunjuk Allah.
4. Melanjutkan Keturunan dan juga Mendidik Anak
Pernikahan di Islam juga bertujuan untuk melanjutkan keturunan dan juga mendidik anak-anak. Islam menganggap anak sebagai karunia dari Allah kemudian amanah yang mana harus dididik dengan baik. Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Menikahlah, lantaran sesungguhnya menikah itu adalah sunnahku, kemudian barang siapa yang dimaksud tiada suka dengan sunnahku, maka ia bukanlah bagian dari umatku" (HR. Bukhari serta Muslim). Mendidik anak di ajaran Islam kemudian meyakinkan merek berkembang berubah menjadi individu yang tersebut baik adalah bagian dari tujuan pernikahan.
5. Memperkuat Ikatan Sosial lalu Keluarga
Menikah juga memiliki tujuan untuk menguatkan ikatan sosial serta keluarga. Pernikahan dapat mempererat hubungan antara dua keluarga serta menciptakan jaringan sosial yang lebih banyak luas. Hal ini sejalan dengan prinsip Islam yang menekankan pentingnya hubungan kekeluargaan kemudian saling menghormati antar sesama.
6. Mengembangkan Ibadah juga Amal Sholeh
Menikah dapat berubah jadi sarana untuk meningkatkan ibadah dan juga amal sholeh. Dalam pernikahan, pasangan dapat saling mengupayakan di melaksanakan kewajiban agama, seperti shalat, puasa, serta sedekah. Pernikahan juga dapat berubah menjadi kesempatan untuk bersama-sama beramal dan juga mendekatkan diri terhadap Allah.
selain tujuan, adapun hal yang harus diperhatikan manusia Muslim yang dimaksud ingin menikah adalah Syarat kemudian Rukun Pernikahan di Islam. Adapun kondisi dan juga rukun nikah yang harus dipenuhi antara lain
Syarat pernikahan
Adapun persyaratan sah di suatu pernikahan satu di antaranya
- Islam.
- Baligh atau sudah dewasa.
- Bukan mahram dari pemukim yang digunakan akan dinikahi .
- Tidak sedang berhaji.
- Mengetahui wali yang akan menikahkan.
- Tidak sedang masa iddah bagi wanita atau calon istri.
- Calon mempelai wanita tidak isteri pendatang lain bagi wanita.
Rukun pernikahan
Adapun rukun yang tersebut harus dipenuhi di suatu pernikahan antara lain
- Mempelai atau pengantin laki-laki.
- Mempelai atau pengantin wanita.
- Wali nikah dari pihak mempelai wanita.
- Dua pemukim saksi laki-laki.
- Ijab kabul atau perkataan serah terima.
Pernikahan pada Islam memiliki tujuan yang mana mendalam juga mulia, mulai dari mencapai ketenangan emosional hingga mendirikan keluarga yang tersebut penuh kasih sayang. Selain itu, pernikahan berfungsi untuk menyimpan kesucian, melanjutkan keturunan, menguatkan ikatan sosial, lalu meningkatkan ibadah. Dengan mengerti tujuan-tujuan ini, pasangan Muslim diharapkan dapat menjalani pernikahan mereka dengan penuh kesadaran juga komitmen terhadap ajaran Islam.
Artikel ini disadur dari Tujuan pernikahan dalam Islam






