Olahraga

Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Mingguan (15/9/2024) Saat 17.00 Waktu Indonesia Barat

BANDA ACEH – Provinsi DKI DKI Jakarta belum tergoyahkan dari sikap puncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 sampai Akhir Pekan (15/9/2024) pukul 17.00 WIB.

DKI Ibukota Indonesia makin memantapkan diri di dalam sikap pertama dengan koleksi 97 emas, 84 perak, dan juga 80 perunggu. DKI Ibukota menjauh dari para pesaingnya Jawa Barat lalu Jawa Timur.

Jawa Barat menempati urutan kedua dengan koleksi 89 emas, 85 perak, kemudian 89 perunggu. Meskipun begitu Jawa Barat juga ditempel ketat oleh Jawa Timur dalam kedudukan ketiga.

Saat ini Jawa Timur memperoleh 87 emas, 78 perak, juga 83 perunggu. Sedangkan tuan rumah, Sumatera Utara, ada di tempat urutan keempat dengan kemasan 47 emas, 24 perak, serta 55 perunggu.

Posisi kelima ditempati Aceh dengan 39 emas, 35 perak, kemudian 35 perunggu. Namun, sang tuan rumah harus waspada sebab Jawa Tengah mulai mendekat.

Jawa Tengah yang tersebut ketika ini menempati urutan keenam, mulai meninggalkan DI Yogyakarta. Jawa Tengah justru mendekati sikap lima besar dengan koleksi 34 emas, 33 perak, juga 61 perunggu.

Sementara itu, Maluku Utara akhirnya berhasil mendapatkan medali yang dimaksud didapat dari cabor wushu. Atlet mereka bernama Sunan Agung Amoragam meraih medali perunggu di area nomor sanda 60 kg putra.

Dengan begitu, seluruh provinsi dalam Indonesia sudah ada dipastikan berhasil mengamankan medali pada turnamen PON XXI Aceh-Sumut 2024. Namun, Maluku Utara masih ada di tempat kedudukan buncit yakni 38 dengan koleksi 1 perunggu.

Berikut klasemen sementara perolehan medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Akhir Pekan (15/9/2024) pukul 17.00 WIB.

1. DKI DKI Jakarta (97 emas, 84 perak, 80 perunggu)
2. Jabar (89, 85, 89)
3. Jatim (87, 78, 83)
4. Sumut (47, 24, 55)
5. Aceh (39, 35, 35)
6. Jateng (34, 33, 61)
7. DIY (20, 26, 28)
8. Bali (19, 22, 31)
9. Lampung (16, 12, 18)
10. Kaltim (13, 24, 30)
11 Banten (13, 11, 21)
12. Riau (12, 10, 21)
13 Papua (11, 9, 12)
14. Kalsel (9, 7, 12)
15. Jambi (6, 12, 20)
16. Sumsel (5, 12, 20)
17. Sulsel (5, 11, 17)
18. NTB (4, 7, 7)
19. Sulut (4, 6, 8)
20. Kepri (3, 3, 3)
21. Pabar (3, 2, 9)
22. NTT (3, 2, 7)
23. Papeg (3, 0, 2)
24. Papteng (2, 4, 5)
25. Babel (2, 2, 5)
26. Gorontalo (2, 2, 3)
27. Kaltara (2, 0, 2)
28. Sumbar (1, 6, 14)
29. Kalbar (1, 4, 11)
30. Sultra (1, 4, 5)
31. Kalteng (0, 4, 2)
32. Sulteng (0, 2, 4)
33. Maluku (0, 2, 3)
34. Papsel (0, 2, 0)
34. Sulbar (0, 2, 0)
36. Bengkulu (0, 0, 4)
37. PBD (0, 0, 3)
38. Malut (0, 0, 1)

Related Articles

Back to top button
habanero menghadirkan fitur fleksibel dengan efek dramatispelajari rumus dan strategi mahjong ways dari admin mimin kpkggbosgg mengulas cara mengamati perubahan pola pada mahjong wayskajian hermeneutis mbg menganalisis kejutan jackpot liar wild west goldgates of olympus dalam pembahasan mbg melalui pengujian rutin dan logismahjong ways mengulas perubahan pola permainan yang diamati komunitas mbgstarlight princess kajian komprehensif terhadap pola perilaku pemain untuk pengambilan keputusan yang lebih bijakbosgg meninjau pola mahjong ways 2 melalui catatan statistik permainanharga minyak menjadi perspektif bonanza gold dalam kajian data terbarumahjong ways dan alasan temanya masih dikenal komunitas digital mbgsisi lain mahjong ways 2 ulasan eksklusif bersama mbgpenelitian aksiologis mbg menganalisis peluang ganda gates of olympus