Nasional

Saksi Ungkap Pungli Tak Hanya Terlaksana di tempat Rutan KPK, Lapas Kondisinya Juga Sama

JAKARTA – Mantan Terpidana tindakan hukum suap impor bawang putih, Elviyanto menyatakan pungutan liar (pungli) bukanlah hanya sekali terjadi dalam Rumah Tahanan (Rutan) cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, hal itu juga terjadi di tempat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong.

Hal itu ia komunikasikan pada waktu dirinya menjadi saksi pada sidang persoalan hukum dugaan pungli pada Rutan KPK dengan 15 orang Terdakwa. Baca juga: Cerita Saksi Diisolasi 14 Hari hingga Dikucilkan lantaran Tidak Bayar Iuran di dalam Rutan KPK

Awalnya, Majelis Hakim menanyakan Elviyanto tentang pada mana dirinya ditahan usai mendapat vonis dari Pengadilan Tipikor. Ia pun menyatakan tetap saja ditahan di area Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur lantaran mengajukan banding.

“Kemudian saudara setelahnya putus dibawa ke Sukamiskin?” tanya Hakim pada ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Mulai Pekan (2/9/2024).

“Nah setelahnya putus saya kan nggak terima putusan saya mau banding waktu itu, makanya saya masih tetap memperlihatkan di dalam Guntur sampai putusan kasasi,” jawab Elviyanto.

Kemudian, Majelis Hakim mengulik persoalan kondisi Rutan setelahnya dirinya mendapatkan putusan hukum tetap.

“Ini sedikit pada luar dakwaan tapi masih ada hubungannya. Apakah setelahnya di tempat Sukamiskin hal yang dimaksud mirip juga terjadi seperti di area Guntur? tanya Hakim.

“Saya nggak di dalam Sukamiskin, ke Cibinong,” jawab Elviyanto.

“Oh dalam Cibinong. Di Cibinong gimana? Sama? Sedikit dalam luar dakwaan, jujur-jujur?” tanya Hakim.

“Ya, identik saja,” jawab Elviyanto.

Sementara itu, saksi mantan tahanan KPK lainnya adalah Dono Purwoko yang digunakan terjerat di persoalan hukum proyek pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di tempat Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut). Baca juga: Kasus Pungli Rutan KPK, Saksi Akui Terima Info Sidak dari Petugas

Setelah inkrah, dirinya ditahan pada Lapas Sukamiskin, Bandung. Di sana, ia mengaku ada pungutan tapi tak ditujukan untuk petugas.

“Jadi pasca pada Guntur kami dieksekusi di dalam Sukamiskin, yang digunakan pada Sukamiskin ada iuran Rp500 sampai Rp700 ribu, yang tersebut saya alami, itu untuk listrik untuk kebersihan, kalau untuk petugas nggak ada,” jelas Dono.

Related Articles

Back to top button
gates of olympus dan efek visual yang mendukung tema dewa yunani mbggates of olympus mengenal elemen mitologi dalam konsep permainannya mbgadmin mimin bongkar strategi juara mahjong ways di bosggcara slot online terukur berbasis kontrol lebih konsistenmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgthai river wonders mengenal pasar terapung tr3admin mimin menganalisis fitur mahjong ways 2 untuk memahami alur permainanartikel adaptif mbg membahas freespin liar lucky neko dan petirgates of olympus dan pergeseran tren pemain game di platform digital mbggates of olympus hadirkan bonus storm 192 mode dengan multiplier tinggipenelitian matematis adaptif fokus kajian mengupas fenomena transformasi dinamislucky neko dan detail grafis yang mendukung tema jepang mbgeksplorasi mbg mengamati gates of olympus secara komprehensifartikel argumentatif mbg membahas freespin the dog house bercahayaarsitektur teknologi memberikan ruang fleksibel baru bagi mahjong ways 2gates of olympus hadirkan bonus petir zeus spesial dengan multiplier menarikanalisis rupiahgg mengenai perkembangan teknologi finansial terbarubongkar kebiasaan gacor starlight princess melalui riset mbgspaceman panduan fitur multiplayer dan chat realtime sp5langkah nyata penghijauan kota dalam fokus rupiahggadmin mimin buka rahasia menang mahjong ways tiap hari di bosggcandy blitz menganalisis anak krakatau melalui data pengamatan yang terukuranalisis kreatif mbg mengupas petir dan freespin wild bounty showdownpengamatan komunitas seputar fitur petir dan gates of olympus mbg