Otomotif

Skuad pasukan panjat tebing Negara Indonesia untuk IFSC World Cup Bali 2025

Ibukota – Federasi Panjat Tebing Indonesi (FPTI) merilis jumlah agregat atlet Tanah Air yang dimaksud akan berlaga pada Piala Planet Panjat Tebing atau International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup Bali 2025, pada Pulau Peninsula, Nusa Dua, Bali, pada 2-4 Mei mendatang.

Berdasarkan data dari FPTI yang diterima ANTARA pada Jakarta, Kamis, total kelompok panjat tebing Indonesia, baik putra maupun putri berjumlah 31 penduduk yang mana akan terbagi ke pada nomor speed juga lead.

Untuk nomor speed putra banyaknya 10 pendatang lalu putri tercatat sembilan orang. Sedangkan pada nomor lead, setiap-tiap untuk kategori putra juga putri disertai sebanyak enam orang.

Skuad yang digunakan diasuh oleh Hendra Basir itu, juga terbagi menghadapi 19 warga yang tersebut telah tergabung pada pemusatan latihan nasional (pelatnas) juga 12 sisanya dipilih dari atlet panjat tebing terbaik dari daerah.

Nama-nama besar untuk nomor speed, seperti Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, kemudian Desak Made Rita Kusuma Dewi, dipastikan terlibat pada kompetisi bergengsi itu.

Berikut skuad tim panjat tebing Indonesi pada IFSC World Cup Bali 2025.

Nomor speed putra:

1. Veddriq Leonardo (Kalimantan Barat).

2. Kiromal Katibin (Jawa Tengah).

3. Raharjati Nursamsa (Jawa Barat).

4. Antasyafi Robby Al Hilmi (Jawa Timur).

5. Alfian Muhammad Fajri (Jawa Tengah).

6. Rian Gordon Sitorus (Sumatera Utara).

7. Moch. Rizki Samudra Dewantara (Jawa Timur).

8. Ramaski Aswin Kristanto (D.I Yogyakarta).

9. Zulkifli Pramudita (Jawa Tengah).

10. Glenn Bakri (Sumatera Utara).

Nomor speed putri:

1. Desak Made Rita Kusuma Dewi (Bali).

2. Amanda Narda Mutia (Jawa Timur).

3. Alivany Ver Khadijah (Sulawesi Selatan).

4. Susan Nur Hidayah (Jawa Tengah).

5. Puja Lestari (Riau).

6. Berthdigna Devi Surya Kusuma (Jawa Tengah).

7. Sabrina Syarifah Calidris (Banten).

8. Aninda Qalbi Arsyillah (DKI Jakarta).

9. Kadek Adi Asih (Bali).

Nomor lead putra:

1. Muhammad Rizky Syahrafli (Sumatera Selatan).

2. Muhammad Ramzy Firmansyah (Jakarta).

3. Musauwir (Aceh).

4. Putra Tri Ramadani (Jawa Timur).

5. Ravianto Ramadhan (Papua).

6. Raviandi Ramadhan (Papua).

Nomor lead putri:

1. Sukma Lintang Cahyani (D.I Yogyakarta).

2. Nur Diatul Jannah (Bangka Belitung).

3. Nur Khalishah (Jakarta).

4. Najiha Zahra (Jawa Tengah).

5. Taqiyya Nur Aziza (D.I Yogyakarta).

6. Mar'atus Sholeha Triana Putri (Jawa Barat).

Artikel ini disadur dari Skuad tim panjat tebing Indonesia untuk IFSC World Cup Bali 2025

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan