Nippon Paint Turut Andil Pelihara Fasilitas Kantor kemudian Rumah Dinas TNI AD

JAKARTA – TNI sebagai garda terdepan pertahanan Indonesia, miliki tugas pokok menjaga kedaulatan negara. Guna menjalankan peran pentingnya itu, TNI terus meningkatkan kemampuan prajurit dan juga alutsista, sehingga menempati peringkat 13 kekuatan militer dunia versi Global Firepower 2024.
Selain itu, guna meningkatkan moril kemudian kesejahteraan prajurit teristimewa TNI AD, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terus berupaya merancang juga memelihara prasarana pusat administrasi dan juga perumahan dinas yang tersebut layak. Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Pusziad) bertanggung jawab melawan pelaksanaan perkembangan ini, berkoordinasi dengan perusahaan sipil sesuai standar SNI untuk melakukan konfirmasi kualitasnya.
“Di bawah naungan Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (PUSZIAD) sebagai lembaga kewenangan teknis di tempat bawah Markas Besar TNI AD yang bertugas menangani kegiatan-kegiatan pembangunan dalam seluruh jajaran TNI AD, kami mendapatkan dukungan dari berbagai pihak salah satunya perusahaan cat lalu pelapis Nippon Paint yang mana sudah ada teruji keunggulannya kemudian kami percayai di standarisasi warna cat TNI AD untuk memberikan solusi pada meningkatkan kualitas pengecatan pada konstruksi dan juga pemeliharaan prasarana bangunan dalam TNI AD,” kata Mayjen TNI Budi Hariswanto, Kepala Pusat Zeni TNI Angkatan Darat, melalui keterangan ditulis belum lama ini.
Mark Liew, General Manager (TU Division) Nippon Paint Indonesia menambahkan, guna memperkuat kekuatan serta ketahanan TNI Angkatan Darat, Nippon Paint Indonesia berkesempatan untuk andil di pemeliharaan infrastruktur bangunan melalui pengecatan bangunan milik TNI AD yang tersebut tersebar di area seluruh Indonesia. Adapun jenis cat yang dimaksud digunakan adalah Weatherbond Max, Nippon Roof Coating, Nippon Hydro DTM, Vinilex, Platone 8000.
“Untuk mengupayakan ketangguhan kekuatan dan juga ketahanan militer Indonesia, kami juga mempersembahkan cat yang mana terbaik pada kelasnya, salah satunya Weatherbond Max untuk eksterior bangunan TNI AD. Weatherbond Max merupakan cat eksterior ultra premium dengan Teknologi Quartz (teknologi batu kuarsa) yang digunakan tangguh melindungi dari cuaca ekstrem tropis lebih lanjut dari 8 tahun kemudian mempunyai fasilitas self-cleaning agar bangunan tambahan tahan terhadap debu atau kotoran sehingga tampilan bangunan selalu terlihat baru,” ungkap Mark Liew.
“Selain itu, cat ini dilengkapi dengan Reologi Optimal yang menghasilkan kembali lapisan cat dengan daya tutup maksimal, hasil akhir halus merata, warna yang tersebut lebih lanjut cerah dan juga hidup, dan juga minimum cipratan,” lanjutnya.
Nippon Paint Indonesia juga berazam untuk pemanfaatan 50% lebih besar Derajat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lalu memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini merupakan upaya Nippon Paint untuk menggalang peningkatan lapangan usaha pada negeri yang disertai dengan kualitas memenuhi standar nasional.
Lewat kerja sebanding dengan TNI AD, Nippon Paint juga mengundang TNI AD mengunjungi salah satu pusat riset dan juga pengembangan Nippon Paint Asia Tenggara yang mana berada pada Malaysia, guna menyaksikan secara langsung kemudian mempelajari lebih besar lanjut tentang perubahan teknologi terkini di tempat bidang cat lalu pelapis, yang mana dapat bermanfaat untuk kolaborasi di tempat masa mendatang.
“Kolaborasi dengan Nippon Paint ini memberi kami kesempatan untuk mengeksplorasi teknologi baru, inovasi, dan juga pengembangan barang yang dapat meningkatkan kemampuan kami. Selain itu tentunya kami berharap kolaborasi ini juga dapat mempererat hubungan TNI AD khususnya PUSZIAD lalu Nippon Paint untuk meningkatkan kerja sejenis pada bidang proses pembuatan di dalam jajaran TNI AD,” papar Mayjen TNI Budi Hariswanto.
Mark Liew menyatakan antusiasnya terhadap kemitraan ini.
“Kami merasa terhormat serta bangga dipilih oleh TNI AD sebagai mitra mereka itu di hal konstruksi, desain serta renovasi, untuk membantu mendirikan infrastruktur militer yang mana lebih banyak modern kemudian tangguh,” pungkasnya.






