Houthi Yaman Umumkan “Blokade Udara Bebas Menyeluruh” terhadap negara Israel

Sanaa – Komunitas Houthi Yaman pada Mingguan (4/5) menyatakan bahwa pihaknya akan terus meluncurkan serangan rudal ke banyak bandar udara (bandara) di dalam Israel, khususnya di dalam Bandar Lingkungan Ben Gurion, sebagai bagian dari "blokade udara menyeluruh" terhadap negara tersebut.
"Kami mengumumkan blokade udara yang dimaksud komprehensif terhadap musuh, yakni Israel, sebagai respons berhadapan dengan keputusannya memperluas agresi terhadap Gaza," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, pada sebuah pernyataan yang tersebut disiarkan oleh saluran berita al-Masirah TV.
"Kami akan berupaya memberlakukan blokade ini dengan berulang kali berusaha mencapai bandara-bandara, khususnya Bandar Udara Bebas Ben Gurion," ungkapnya, seraya mendesak maskapai penerbangan internasional untuk membatalkan semua penerbangan merekan yang digunakan direncanakan ke bandara tanah Israel mana pun.
Sebelumnya pada Minggu, kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab berhadapan dengan serangan rudal yang digunakan menghantam sebuah jalan masuk menuju terminal utama Bandar Atmosfer Ben Gurion pada negara Israel sedang pada pagi hari, yang dimaksud mengakibatkan empat warga mengalami luka ringan dan juga menyebabkan kerusakan.
Militer negara Israel memaparkan bahwa sistem pertahanan udara berjuang mencegat rudal itu namun gagal.
Dalam pernyataan terpisah, pihak militer negeri Israel menuturkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan bahwa kemungkinan penggerak kegagalan yang dimaksud adalah "masalah teknis" pada rudal pencegat.
Menyusul serangan itu, Pertama Menteri negara Israel Benjamin Netanyahu pada sebuah pernyataan video mengeluarkan peringatan tegas untuk Houthi, mengancam akan melancarkan serangan terhadap kelompok tersebut.
Dia kemudian menuliskan pada sistem media sosial X bahwa tanah Israel akan melakukan pembalasan terhadap Houthi di Yaman kemudian sekutunya, Iran.
Beberapa maskapai penerbangan internasional, termasuk Air Europa, Swiss International Air Lines, Lufthansa, ITA Airways, juga Brussels Airlines, membatalkan penerbangan dari dan juga menuju negeri Israel pasca serangan tersebut.
Houthi telah terjadi mengintensifkan peluncuran rudal lalu drone ke arah tanah Israel pada beberapa pekan terakhir, ke berada dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) yang terus berlanjut terhadap tempat mereka itu di Yaman.
Kelompok Houthi, yang digunakan menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, telah dilakukan berusaha mencapai negeri Israel sejak November 2023 pada apa yang digunakan mereka gambarkan sebagai aksi solidaritas terhadap warga Palestina dalam berada dalam peperangan di Gaza.
Kelompok ini telah lama menyatakan bahwa pihaknya semata-mata akan menghentikan serangan jikalau negeri Israel mengakhiri kampanye militer dan juga blokade terhadap Gaza.
Artikel ini disadur dari Houthi Yaman Umumkan “Blokade Udara Menyeluruh” terhadap Israel





