Otomotif

Wuling Cloud EV: Kelebihan Memikat, Kekurangan Perlu Diperhatikan

JAKARTA – Wuling Cloud EV adalah pilihan menarik bagi merekan yang tersebut mencari mobil listrik dengan kabin luas, jarak tempuh jauh, juga performa baik. Namun, calon pembeli perlu mempertimbangkan kekurangan-kekurangan yang dimaksud juga memutuskan apakah merek dapat menerimanya.

Wuling Cloud EV menawarkan kenyamanan dengan kabin luas lalu jarak tempuh 460 kilometer sekali pengisian daya.

Dari segi performa, Cloud EV juga menawarkan sensasi berkendara menyenangkan melalui tenaga 134 hp dan juga torsi puncak 200 Nm. Mobil listrik ini dapat menaklukkan tanjakan curam dengan mudah, walaupun berpenggerak roda depan.

Wuling Cloud EV: Kelebihan Memikat, Kekurangan Perlu Diperhatikan

Mengusung kabin yang digunakan luas, Cloud EV mempunyai dimensi dengan panjang 4.295 mm, lebar 1.850 mm, dan juga tinggi 1.652 mm. Hal ini memproduksi kabin terasa sangat luas, bahkan pada baris kedua. Bagasinya juga cukup lebar, yakni 606 liter lalu 1.707 liter apabila bangku baris kedua dilipat.

Tapi dalam balik kelebihannya terdapat beberapa kekurangan pada mobil listrik Cloud EV. Saat duduk pada baris kedua, hanya saja ada satu port USB, sehingga harus bergantian apabila ingin mengisi daya ponsel.

Terdapat juga pengisian daya nirkabel atau wiresles pada konsol tengah. Pada kompartemen penyimpanan berada dalam juga terdapat dua port USB yang tersebut berguna untuk mengisi daya ponsel atau menyambungkan Apple CarPlay serta Android Auto.

Pengaturan spion lalu mode berkendara bukan mempunyai tombol fisik. Seluruh pengaturan yang disebutkan melalui head unit dalam konsol tengah. Sehingga akan menyulitkan pengemudi apabila ingin mengaturnya di keadaan mobil bergerak.

Khusus untuk mengatur spion, pengemudi harus masuk ke menu ‘Pengaturan’, lalu pilih ‘Pintu lalu Jendela’. Di sana akan terdapat pilihan ingin mengatur spion kanan atau kiri, juga juga pilihan untuk melipat spion.

Selanjutnya adalah suspensi cukup keras. Redaksi SINDONews berkesempatan menjajal Cloud EV dengan menempuh rute Jakarta-Bogor-Jakarta. Saat menyeberangi jalan bergelombang atau speed trap, hentakan yang digunakan dihasilkan cukup keras. Sehingga butuh penyesuaian suspensi agar lebih tinggi nyaman ketika berada pada pada kabin.

Wuling Cloud EV: Kelebihan Memikat, Kekurangan Perlu Diperhatikan

Kekurangan Cloud EV kemudian mobil listrik Wuling lainnya adalah pengisian daya baterai. Seluruh kendaraan ramah lingkungan produsen jika China itu menggunakan port GB/T. Padahal, produsen lain menerapkan port CCS2 seperti yang dibangun oleh pemerintah Indonesia.

Apabila ingin meminang mobil listrik ini, disarankan untuk membeli konektor GB/T ke CCS2 agar lebih tinggi mudah pada mengisi daya. Kendati begitu, Wuling juga sudah ada bekerja serupa dengan pihak swasta pada menyediakan DC fast charging dengan soket GB/T demi memudahkan konsumennya.

Kelebihan:

Kabin lapang lalu nyaman, bahkan dalam baris kedua.
Jarak tempuh 460 km sekali charge, cocok untuk perjalanan jauh.
Performa bertenaga dengan 134 hp dan juga torsi 200 Nm.
Bagasi luas, mampu diperluas hingga 1.707 liter.

Kekurangan:

Hanya satu port USB dalam baris kedua.
Pengaturan spion juga mode berkendara hanya sekali dapat dijalankan melalui head unit, menyulitkan ketika berkendara.
Suspensi terasa keras pada waktu menyeberangi jalan tidak ada rata.
Menggunakan port pengisian daya GB/T, berbeda dengan standar CCS2 yang lebih besar umumdiIndonesia.

Related Articles

Back to top button