Tak Hanya Jago Masak, Chef Renatta Juga Ahli Merawat Kulit

JAKARTA – Chef Renatta Moeloek, sosok yang tersebut dikenal dengan kepribadiannya yang tegas juga kemampuan memasaknya yang tersebut luar biasa, ternyata juga sangat memperhatikan penampilannya, khususnya kulit. Di sedang kesibukannya sebagai orang koki profesional, ia tetap saja konsisten merawat lapisan kulit agar tetap saja sehat juga bercahaya.
Bagi salah satu juri Mastercheff Indonesia ini, lapisan kulit adalah aset yang harus dijaga para perempuan. Apalagi jikalau pekerjaan yang mana dilakoni Renatta Moeloek banyak membuatnya setiap saat tampil pada depan kamera juga publik.
“Bagi saya, merawat dermis itu membutuhkan konsistensi, teristimewa adanya berbagai tuntutan profesi yang dimaksud dijalani perempuan,” kata Renatta Moeloek.
Ketika itu, Renatta Moeloek berbagi kisah cara merawat epidermis yang tepat bagi perempuan modern lalu aktif. Ia menyebutkan, kecantikan perempuan akan terpancar pada waktu kulitnya terjaga baik lalu sehat.
“Kecantikan epidermis terpancar jikalau dijaga rutin, dimulai dari lapisan terdalam,” ucap Renatta Moeloek.
Saat ini, mantan kekasih Dikta eks vokalis Yovie Nuno iki memakai komoditas kecantikan Diamonie yang tersebut membantunya menutrisi epidermis dengan baik sambil tetap memperlihatkan menjalani berbagai kegiatan. Diamonie adalah rangkaian hasil perawatan lapisan kulit revolusioner yang dirancang untuk mendefinisikan ulang kecantikan dari dalam.
Digawangi dr. Fredi Setyawan Diamonie by Natasha terus melakukan pembaharuan untuk kecantikan lapisan kulit perempuan Indonesia. Dengan arahan ‘Revolutionize Your Beauty’, Diamonie bertujuan mengubah cara pandang wanita Indonesia tentang kecantikan, menekankan bahwa kecantikan sejati dimulai dari lapisan terdalam.
Diamonie by Natasha ini mengedepankan visi kemudian misi untuk menjadi barang perawatan lapisan kulit berkualitas tinggi serta didukung teknologi terkini. Hal itu diadakan mengingat tantangan yang dimaksud dihadapi dermis wajah setiap hari semakin bertambah, seperti polusi, paparan blue light, dan juga stres, sehingga lapisan kulit cantik sekadar tidaklah cukup.
dr. Fredi Setyawan menyatakan “Kami telah terjadi melakukan riset mendalam untuk komoditas baru ini. Inovasi ini didesain khusus untuk kecantikan yang tersebut dimulai dari dalam. Diferensiasi DIAMONIE dihadirkan di bentuk skin revolution yang mana diharapkan dapat mengubah cara pandang di perawatan kulit,” ucapnya.
Terkait tantangan epidermis perempuan Indonesia, dr. Yessica Tania, individu Skincare Expert sependapat. Ia mengungkapkan bahwa lapisan kulit perempuan Indonesia menghadapi tantangan yang tersebut cukup berat. Sebagai negara tropis yang dimaksud berada dalam bawah garis khatulistiwa,masyarakat Indonesia yang digunakan terpapar matahari sepanjang tahun harus menghadapi berbagai persoalan kulit.






