Tangan Besi Daniel Dubois Lebih Kuat daripada Anthony Joshua

Juara dunia kelas berat IBF Daniel Dubois tambahan kuat dari Anthony Joshua menurut Lawrence Okolie, petinju kelas penjelajah. Petinju Inggris itu percaya bahwa Daniel Dubois miliki keunggulan di hal kekuatan dibandingkan Anthony Joshua.
Daniel Dubois akan mempertahankan peringkat juara dunia kelas berat IBF melawan Anthony Joshua di tempat Stadion Wembley pada 21 September. Dubois kemungkinan besar akan memasuki pertarungan ini sebagai juara, namun Joshua lah yang lebih banyak difavoritkan untuk menang.
Okolie sangat mengenal keduanya pasca berlatih bersatu Dubois pada waktu berada di dalam bawah asuhan Shane McGuigan lalu menjadi rekan latih tanding jangka panjang bagi Joshua ketika masih bersatu Team GB. Mantan juara kelas penjelajah ini menganggap Joshua sebagai pemenang pada pertarungan untuk menentukan siapa yang tersebut akan menjadi juara kelas berat di area London, namun ia bersikeras bahwa Dubois memiliki pukulan yang digunakan lebih banyak berat. “Anda tahu bahwa ia akan menjadi waktu malam yang berat bagi ‘AJ’,” kata Okolie untuk Betway.
“Daniel adalah seseorang pria muda; penuh ambisi; menciptakan uang paling banyak yang pernah ia hasilkan juga akan berpikir, ‘Jika saya mengungguli pertarungan ini, maka ada jutaan yang mana dapat dihasilkan dari sisi lain dari pertarungan ini’.”
“Ini adalah laga yang sulit, namun AJ seharusnya menjadi favorit. Namun seperti yang dimaksud mereka katakan, pada tinju kelas berat, satu pukulan dapat mengubah segalanya, khususnya ketika Anda berbicara tentang seseorang yang digunakan memiliki pukulan keras seperti Daniel Dubois.”
Okolie menilai kekuatan pukulan Daniel Dubois lebih banyak bertenaga seusai dengan julukannya Dinamit yang mana menjatuhkan lawan-lawannya. “Daniel lebih tinggi bertangan besi. Tangannya secara alami sangat kuat apabila mendarat, namun AJ memiliki kekuatan kecepatan. Ia akan dapat mendaratkan serangan lebih tinggi cepat dari Daniel Dubois,”ujarnya.
”Sebagai contoh, katakanlah Daniel miliki nilai 10 untuk kekuatan pukulan, AJ mungkin saja memiliki nilai sembilan, namun AJ mungkin saja mempunyai nilai sembilan untuk kecepatan serta Daniel mungkin saja mempunyai nilai tujuh atau delapan, jadi tergantung pada apa yang digunakan Anda sukai. Anda memiliki perpaduan antara kecepatan lalu kekuatan, sehingga membuatnya tajam juga eksplosif, lalu jikalau mendarat, kita sudah mengawasi apa yang dimaksud terjadi ketika Anthony Joshua mendarat dengan satu pukulan yang bersih,”paparnya.
Dubois akhirnya dihentikan oleh Oleksandr Usyk pada perebutan penghargaan juara dunia kelas berat sebelumnya, namun sejak pada waktu itu ia tampil mengesankan dengan menghentikan Jarrell Miller serta Filip Hrgovic, yang merupakan kemenangan terbaik di kariernya. “Satu hal yang tiada Anda inginkan adalah Daniel mendapatkan ritme, merasa nyaman, lalu mendaratkan pukulan akibat ia memukul dengan keras,” tambah Okolie.
“Kita telah lama melihatnya di laga melawan Oleksandr Usyk, ketika ia menjatuhkannya – apakah itu pukulan rendah atau tidak? Kita telah lama melihatnya melawan Filip Hrgovic yang dimaksud merupakan petinju yang digunakan sangat bagus. Ia mendaratkan beberapa pukulan keras kemudian menyelesaikan pertandingan, juga kita sudah melihatnya ketika melawan Jarell ‘Baby’ Miller, pada mana ia mengungguli lawannya sampai ia harus berhenti dengan darah kemudian nyali.”





