Kemenpora Gandeng BKKBN Gelar Rencana Menarik pada Universitas Teuku Umar

MEULABOH – Kementerian Pemuda kemudian Olahraga Republik Indonesia ( Kemenpora RI ) menggandeng Badan Kependudukan serta Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di sebuah kolaborasi menarik.
Melalui kegiatan “Keluarga Muda Berdaya X Siap Nikah”, keduanya menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan di dalam Universitas Teuku Umar (UTU), Aceh Barat, Kamis (15/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian “Goes To Campus”, yang dimaksud dirancang untuk memberikan motivasi kemudian persiapan bagi pemuda pada memimpin, baik di area lingkup keluarga maupun warga luas.
Menurut Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda Kemenpora, Andi Susanto, kegiatan ini merupakan wujud dari sinergi lintas kementerian, dengan fokus pada kepemimpinan keluarga yang tersebut berencana juga berdaya. “Kolaborasi ini dijalankan sesuai dengan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pelayanan Kepemudaan yang mana tertuang di Perpres 43 Tahun 2022. Tujuannya, tentu saja, adalah meningkatkan efektivitas juga harmonisasi acara kepemudaan,” jelas Andi pada waktu membuka acara dalam Aula UTU, Meulaboh.
Pelatihan yang dimaksud dihadiri lebih tinggi dari 250 pelajar ini menitikberatkan pada pentingnya kerja sejenis antar-pemangku kepentingan, baik pada level lokal maupun nasional. Andi menekankan bahwa kolaborasi merupakan kunci kesuksesan, baik di organisasi peserta didik seperti BEM maupun di hidup profesional pada masa depan. “Tidak ada organisasi besar yang dimaksud bergerak sendiri. Semua berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama,” tambahnya.
Program ini tidak kali pertama diadakan. Sebelumnya, pada bulan lalu, acara sama sukses diselenggarakan pada Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jawa Tengah. Kemenpora melalui “Keluarga Muda Berdaya” fokus pada peningkatan kualitas serta kapasitas kepemimpinan pemuda, sementara BKKBN berperan penting pada mengedukasi pemuda terkait persiapan memasuki dunia pernikahan melalui kegiatan “Siap Nikah”.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat menguatkan literasi kondisi tubuh reproduksi, psikologi pernikahan, dan juga perencanaan keuangan, sehingga pemuda siap menghadapi tantangan kepemimpinan, baik pada keluarga maupun masyarakat,” terang Andi.
Rektor UTU, Prof. Dr. Ir. Ishak, M.Si., turut menyambut baik pelatihan ini juga mengucapkan terima kasih untuk Kemenpora juga BKKBN melawan inisiatifnya. “Kami di tempat UTU bertekad memulai pembangunan Indonesia dari barat, serta kegiatan ini sejalan dengan visi kami untuk mencetak pemimpin masa depan,” kata Rektor Ishak.
Beliau juga menegaskan pentingnya peran pemuda pada menghadapi dunia yang dimaksud semakin kompetitif. “Mahasiswa UTU tidaklah boleh semata-mata menjadi penonton. Kalian harus menjadi bagian dari kemajuan bangsa ini,” imbuhnya.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh sebagian narasumber berpengalaman, di tempat antaranya Randa Sandhita, seseorang ekonom spesialis pada resolusi konflik kemudian kebijakan publik, dan juga Edi Setiawan, Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN. Mereka berbagi ilmu lalu pengalaman untuk membekali partisipan dengan pengetahuan yang akan berguna pada masa depan.






