Nasional

Negara Indonesia paparkan upaya pemenuhan hak anak ke komite PBB

Ibukota – Tanah Air telah terjadi menyampaikan kemajuan dan juga tantangan yang dihadapi di memenuhi hak anak terhadap Komite Hak Anak PBB.

Hal itu disampaikan pemerintah RI pada Dialog Konstruktif dengan Komite Hak Anak PBB yang tersebut dilakukan pada Jenewa, Swiss, pada 14-15 Mei, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri pada Sabtu.

Duta Besar Achsanul Habib, Kuasa Usaha Ad Interim Perutusan Tetap RI (PTRI) pada Jenewa, menekankan bahwa partisipasi Negara Indonesia di dialog ini mencerminkan komitmen untuk menjalankan Konvensi Hak Anak guna menegaskan pengamanan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Pertemuan dalam Jenewa itu merupakan bagian dari serangkaian peninjauan rutin yang mana diwujudkan oleh Komite Hak Anak PBB terhadap negara-negara yang dimaksud telah dilakukan meratifikasi Konvensi Hak Anak.

Dialog yang dimaksud adalah kelanjutan dari rangkaian laporan periodik kelima lalu keenam dari Indonesia, yang mana prosesnya sudah ada dimulai sejak Januari 2021.

Dalam dialog tersebut, Komite Hak Anak PBB menggali lebih lanjut pada bervariasi perkembangan terkini terkait isu anak ke Indonesia.

Beberapa topik utama yang dimaksud dibahas adalah partisipasi anak pada perumusan kebijakan, prioritas kebijakan anak pada Asta Cita, inisiatif Makan Bergizi Gratis, upaya pencegahan lalu penanganan kekerasan terhadap anak, akses terhadap institusi belajar dan juga layanan kesehatan, juga hak-hak anak dari penduduk adat.

Dibahas pula kemajuan serta tantangan pada hal perencanaan, pendanaan, implementasi kebijakan, juga pengumpulan data statistik terkait anak.

"Indonesia juga akan meningkatkan kekuatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait demi menciptakan lingkungan yang mana tambahan baik dan juga aman bagi jutaan anak Indonesia," tegas Achsanul.

Menurut dia, Komite Hak Anak PBB menghargai komitmen kemudian upaya Indonesia di 10 tahun terakhir, khususnya legislasi juga pencatatan kelahiran. Komite juga menyoroti tantangan serta upaya perbaikan untuk memajukan hak anak di dalam Indonesia.

Komite yang digunakan beranggotakan 18 pakar independen itu bertugas mengawasi penyelenggaraan Konvensi Hak Anak.

Indonesia telah terjadi meratifikasi Konvensi Hak Anak melalui Peraturan Presiden Nomor 36 tahun 1990 juga melaksanakan Dialog Konstruktif dengan Komite Hak Anak pada 1993, 2004, serta 2014.

Artikel ini disadur dari Indonesia paparkan upaya pemenuhan hak anak ke komite PBB

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan