Olahraga

Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Kamis (12/9/2024) pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat

BANDA ACEH – Provinsi Jawa Timur masih kukuh di area puncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Berdasarkan data yang digunakan sudah ada diinput hingga Kamis (12/9/2024) pukul 17.00 WIB, Jawa Timur sudah ada mengemas 56 emas.

Tambahan emas dari cabang olahraga (cabor) wushu, loncat indah, balap sepeda gowes jalan raya, dan juga sepatu roda menciptakan tempat Jawa Timur cukup nyaman. Kontingen Jawa Timur tercatat sudah mengoleksi 56 emas, 40 perak, lalu 39 perunggu.

DKI DKI Jakarta yang berada dalam urutan kedua terus mendekati Jawa Timur. Sejumlah tambahan medali emas, termasuk dari cabor wushu lewat Edgar Xavier Marvelo, menciptakan DKI Ibukota kian dekat dengan Jawa Timur .

Tercatat, DKI Ibukota Indonesia ketika ini telah dilakukan mengemas 48 emas, 43 perak, lalu 36 perunggu. Tempat DKI DKI Jakarta kemudian disertai Jawa Barat yang mana menempati peringkat ketiga dengan raihan 37 emas, 49 perak, lalu 50 perunggu.

Sementara dua tuan rumah, yakni Sumatera Utara lalu Aceh bersaing sengit. Meskipun Sumatera Utara menempati urutan keempat, tetapi Aceh yang digunakan ada pada peringkat kelima berhasil menambah pundi-pundi emas hari ini.

Sumatera Utara yang mana ada di tempat peringkat keempat mengoleksi 25 emas, 8 perak, lalu 34 perunggu. Lalu Aceh dalam kedudukan kelima dengan 23 emas, 18 perak, 22 perunggu.

Perebutan tempat papan berada dalam juga tak kalah menarik. Kontingen DI Yogyakarta, Bali, Lampung, Jawa Tengah, dan juga Banten, saling sikut bersaing di tempat tempat 10 besar.

Berikut klasemen sementara perolehan medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Kamis (12/9/2024) pukul 17.00 WIB.

1. Jatim (56 emas, 40 perak, 39 perunggu)
2. DKI Ibukota (48, 43, 36)
3. Jabar (37, 49, 50)
4. Sumut (25, 8, 34)
5. Aceh (23, 18, 22)
6. DIY (12, 15, 15)
7. Bali (11, 12, 15)
8. Lampung (11, 10, 11)
9. Jateng (9, 18, 33)
10. Banten (9, 5, 15)
11. Riau (8, 7, 12)
12. Papua (7, 5, 7)
13. Kaltim (6, 8, 17)
14. Kalsel (6, 6, 4)
15. Jambi (5, 8, 8)
16. Sulut (3, 4, 5)
17. Pabar (3, 0, 4)
18. Papeg (3, 0, 1)
19. Sumsel (2, 8, 13)
20. Sulsel (2, 7, 9)
21. Papteng (2, 3, 4)
22. NTB (2, 3, 3)
23. Sumbar (1, 4, 6)
24. Kalbar (1, 3, 7)
25. Sultra (1, 3, 3)
26. Gorontalo (1, 1, 0)
27. Kepri (1, 0, 2)
28. Kaltara (1, 0, 1)
29. Babel (1, 0, 0)
30. Sulbar (0, 2, 0)
31. NTT (0, 1, 4)
32. Maluku (0, 1, 1)
32. Sulteng (0, 1, 1)
34. Kalteng (0, 1, 0)
34. Papsel (0, 1, 0)
36. PBD (0, 0, 1)

Related Articles

Back to top button
habanero menghadirkan fitur fleksibel dengan efek dramatispelajari rumus dan strategi mahjong ways dari admin mimin kpkggbosgg mengulas cara mengamati perubahan pola pada mahjong wayskajian hermeneutis mbg menganalisis kejutan jackpot liar wild west goldgates of olympus dalam pembahasan mbg melalui pengujian rutin dan logismahjong ways mengulas perubahan pola permainan yang diamati komunitas mbgstarlight princess kajian komprehensif terhadap pola perilaku pemain untuk pengambilan keputusan yang lebih bijakbosgg meninjau pola mahjong ways 2 melalui catatan statistik permainanharga minyak menjadi perspektif bonanza gold dalam kajian data terbarumahjong ways dan alasan temanya masih dikenal komunitas digital mbgsisi lain mahjong ways 2 ulasan eksklusif bersama mbgpenelitian aksiologis mbg menganalisis peluang ganda gates of olympus