Profil juga Biodata Jon Bon Jovi, Bintang Rock Legendaris Selamatkan Gadis yang Hendak Bunuh Diri

JAKARTA – Jon Bon Jovi, bintang rock legendaris, menjadi sorotan rakyat setelahnya menyelamatkan seseorang wanita yang tersebut hendak bunuh diri dengan cara terjun dari jembatan penyeberangan Seigenthaler. Dalam rekaman kamera pengawas, terlihat si wanita memanjat pagar jembatan dan juga berdiri di dalam tepi jembatan. Kemudian Jon Bon Jovi serta seseorang temannya menghampiri wanita yang dimaksud untuk berbicara juga mencoba menenangkannya.
Jon Bon Jovi juga temannya membantu wanita yang dimaksud untuk mengundurkan diri dari dari tepi pagar jembatan, lalu memberinya pelukan hangat.
Aksi heroik Jon Bon Jovi yang terekam kamera pengawas, tersebar dalam media sosial lalu menuai pujian dari publik, terkhusus Kepala Kepolisian Nashville, John Drake.
“Kita semua harus saling membantu untuk menjaga keselamatan satu serupa lain,” cuit John Drake yang dibagikan di dalam media sosial X.
Jon Bon Jovi memang benar dikenal sebagai seseorang yang digunakan dermawan serta mempunyai kesadaran sosial yang digunakan tinggi. Ia telah lama membantu orang berpenghasilan rendah dengan membuka empat gerai restoran bernama Soul Kitchen yang digunakan berkonsep bayar seikhlasnya. Dengan kebesaran hati, Jon juga membantu mendanai perumahan serta kesehatan.
Lantas, bagaimana keberadaan pribadi Jon Bon Jovi lalu perjalanan kariernya? Berikut profil beserta biodata sang musisi legendaris.
Kehidupan Pribadi Jon Bon Jovi
Jon Bon Jovi mempunyai nama lahir John Francis Bongiovi Jr. Ia dibesarkan oleh kedua orang tuanya, Carol lalu John Bongiovi, yang mana berprofesi sebagai penata rambut.
Sebelum berprofesi sebagai penata rambut, ayah Jon adalah manusia marinir berketurunan Slowakia serta Italia. Sedangkan ibunya, Carol Sharkey, adalah mantan model keturunan Jerman kemudian Rusia. Jon miliki dua saudara laki-laki bernama Anthony serta Matthew.
Mimpi Jon sebagai bintang rock sudah ada ia dapati sejak remaja. Jon sangat mengidolakan Bruce Springsteen kemudian Asbury Jukes, bintang rock yang digunakan sangat naik daun pada masanya.
Saat berusia 16 tahun, Jon mulai bermain musik pada klub-klub lokal. Saat menempuh institusi belajar sekolah menengah, ia bertemu dengan pemain keyboard David Bryan. Jon juga David kemudian membentuk sebuah band yang digunakan beranggotakan sepuluhan orang kemudian diberi nama Atlantic City Expressway.






