Olahraga

Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Hari Sabtu (14/9/2024) Jam 13.00 Waktu Indonesia Barat

Provinsi DKI Ibukota Indonesia masih memuncaki klasemen medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Hal itu berdasarkan data yang tersebut telah diinput pada Hari Sabtu (14/9/2024) hingga pukul 13.00 WIB.

DKI DKI Jakarta masih di dalam puncak dengan raihan 75 emas, 73 perak, kemudian 65 perunggu. Lalu Jabar terus menempel DKI DKI Jakarta dengan koleksi emas yang mana sama.

Tercatat Jawa Barat sudah menghimpun 75 emas, 71 perak, kemudian 71 perunggu. Lalu ada Jawa Timur di tempat urutan ketiga dengan 71 emas, 67 perak, serta 62 perunggu.

Sementara kedua tuan rumah tetap saja bertahan di area tempat keempat juga kelima. Sumatera Utara menempati urutan keempat dengan koleksi 38 emas, 17 perak, juga 49 perunggu, disertai Aceh dengan 32 emas, 28 perak, lalu 33 perunggu.

Jawa Tengah masih pada urutan keenam dengan koleksi 22 emas, 27 perak, dan juga 51 perunggu. Posisinya masih ditempel ketat DI Yogyakarta yang tersebut ada pada urutan ketujuh dengan raihan 18 emas, 18 perak, serta 24 perunggu.


Hingga pada waktu ini, Maluku Utara masih menjadi satu-satunya provinsi yang digunakan belum mempunyai medali dalam PON XXI Aceh-Sumut 2024. Hal ini berbanding terbalik dengan banyak provinsi baru pada Papua yang mana telah menyabet sebagian medali.

Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Hari Sabtu (14/9/2024) Jam 13.00 WIB

1. DKI DKI Jakarta (75 emas, 73 perak, 65 perunggu)
2. Jabar (75, 71, 71)
3. Jatim (71, 67, 62)
4. Sumut (38, 17, 49)
5. Aceh (32, 28, 33)
6. Jateng (22, 27, 51)
7. DIY (18, 18, 24)
8. Bali (16, 18, 26)
9. Lampung (15, 12, 15)
10. Banten (13, 9, 19)
11. Riau (11, 9, 18)
12. Kaltim (10, 21, 26)
13. Papua (10, 7, 11)
14. Kalsel (8, 7, 9)
15. Jambi (6, 10, 15)
16. Sulsel (5, 11, 15)
17. Sumsel (4, 10, 18)
18. NTB (4, 7, 6)
19. Sulut (4, 4, 7)
20. Kepri (4, 2, 3)
21. NTT (3, 2, 7)
21. Pabar (3, 2, 7)
23. Papeg (3, 0, 1)
24. Papteng (2, 3, 5)
25. Gorontalo (2, 2, 2)
26. Babel (2, 1, 5)
27. Kaltara (2, 0, 2)
28. Sumbar (1, 6, 11)
29. Kalbar (1, 3, 10)
30. Sultra (1, 3, 4)
31. Maluku (0, 2, 3)
32. Kalteng (0, 2, 0)
32. Papsel (0, 2, 0)
32. Sulbar (0, 2, 0)
35. Sulteng (0, 1, 4)
36. Bengkulu (0, 0, 4)
37. PBD (0, 0, 3)

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan