Otomotif

Sempat lakukan kesalahan, Riska syukuri raih perak di Asian MTB 2025

Ibukota – Pembalap kendaraan beroda dua Negara Indonesia Riska Amelia mengungkapkan rasa syukur usai meraih medali perak di dalam nomor Downhill Elite Women Kejuaraan Asia Mountain Bike (MTB) 2025 yang digunakan dilakukan di China, Kamis, meskipun sempat melakukan kesalahan.

“Final hari ini cuaca cukup mendung tapi untuk track lebih lanjut kering daripada hari kemarin. Dan tadi saya mengalami satu kali miss pada section atas, tapi alhamdulillah saya dapat finis dengan maksimal lalu alhamdulillah saya bisa jadi mendapatkan medali perak,” ujar Riska pada keterangannya dalam akun media sosial Indonesian Cycling Federation (ICF).

Meski sempat melakukan kesalahan di bagian awal lintasan, Riska tetap berhasil mencatatkan waktu 3 menit 20,947 detik juga finis dalam sikap kedua, pada bawah rekan senegaranya, Milatul Khaqimah yang digunakan meraih emas dengan waktu 3 menit 06,557 detik.

Riska juga menyampaikan apresiasi untuk seluruh pihak yang tersebut telah terjadi mengupayakan perjuangannya selama kejuaraan. “Terima kasih untuk seluruh grup ofisial yang tersebut sudah ada membantu, pada pelatih, mekanik, dan juga kru lainnya. Selamat untuk Milatul sudah pernah mendapatkan juara Asia," katanya.

Prestasi Riska melengkapi dominasi Nusantara dalam nomor Downhill Elite Women, ke mana Milatul Khaqimah sukses mempertahankan peringkat juara Asia yang mana sebelumnya ia raih pada 2024. Hasil ini menguatkan sikap Negara Indonesia sebagai kekuatan utama pada cabang sepeda gowes gunung Asia, khususnya ke sektor putri.

“Terima kasih, Riska! Semoga pencapaian ini mampu berubah menjadi batu loncatan baru bagi kita untuk terus termotivasi berubah menjadi yang mana lebih lanjut baik, tambahan hebat, serta terdepan,” tulis ICF pada akun Instagram resmi.

Milatul dan juga Riska unggul dari Vipavee Deekaballes jika Thailand yang tersebut berada ke kedudukan tiga dengan catatan waktu 3 menit 44,962 detik. Peraih medali emas kemudian perak selama Tanah Air yang dimaksud juga unggul dari atlet sepeda negara lain seperti Filipina, Hong Kong, Taiwan, Jepang, dan juga China.

Artikel ini disadur dari Sempat lakukan kesalahan, Riska syukuri raih perak di Asian MTB 2025

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan