Juara bertahan LavAni tak terbendung ketika lumat STIN BIN 3-1

Surabaya – Juara bertahan grup putra DKI Jakarta LavAni Allobank Electric tak terbendung pada waktu melumat Ibukota STIN BIN 3-1 (25-15, 25-21, 21-25, 25-20) pada pertandingan final four putaran pertama PLN Mobile Proliga 2024 pada GOR Bung Tomo, Surabaya, Hari Sabtu malam.
Hal ini berubah menjadi kemenangan kedua bagi LavAni pasca mengalahkan DKI Jakarta Bhayangkara Presisi juga dengan skor 3-0 pada Hari Jumat (5/7), sekaligus menimbulkan LavAni menjadi pemimpin klasemen sementara dengan nilai 6.
Jumlah kemenangan LavAni serupa dengan yang tersebut didapat Palembang Bank SumselBabel, tetapi juara Proliga 2011 dan juga 2013 ini mengoleksi nilai 5, hasil kemenangan 3-1 menghadapi STIN BIN juga 3-2 melawan Bhayangkara Presisi.
Pada laga terakhir putaran pertama final four, Hari Minggu (7/7), LavAni serta Bank SumselBabel akan bertemu untuk bersaing untuk juara putaran pertama kemudian uang pembinaan Rp60 juta.
Dari dua kali penghadapan selama fase reguler, LavAni lalu Bank SumselBabel saling mengalahkan. LavAni menang 3-0 pada putaran pertama, sementara Bank SumselBabel membalasnya dengan skor 3-2 pada putaran kedua.
"Pertemuan dengan Bank SumselBabel jelas tidak ada mudah. Mereka juga punya materi pemain bagus, tetapi kami terus optimis," kata Asisten Manajer DKI Jakarta LavAni Samsul Jais usai pertandingan.
Menurut ia, sesi empat besar tidak ada belaka membutuhkan keadaan fisik yang mana prima lantaran bermain maraton tiga kali pada empat hari, tetapi kekuatan mental juga sangat penting.
Saat laga menghadapi STIN BIN, LavAni tampil sangat dominan pada set pertama dan juga menyerang lewat servis. Beberapa kali receive Farhan dan juga Doni Haryono tidaklah sempurna yang mengakibatkan LavAni bisa jadi memukul balik. Set pertama dimenangkan LavAni 25-15.
STIN BIN mencoba bangkit pada set kedua dengan penerimaan servis yang mana lebih tinggi baik hingga skor ketat 13-13. Tidak lama kemudian, anak-anak LavAni kembali menekan kemudian menggagalkan serangan Rivan Nurmulki dan juga Farhan Halim hingga unggul berjauhan 20-16. LavAni pun kembali menang 25-21.
Tertinggal dua set, instruktur STIN BIN Ryan Masajedi menurunkan formasi pemain lokal, termasuk Fikri "Marjose" Mustofa menggantikan Rivan Nurmulki yang dimaksud tampil buruk dan juga Luvin Febrian menempati sikap Doni Haryono.
Formasi lokal ini bermain solid kemudian menyulitkan pertahanan LavAni. Mereka unggul di perolehan bilangan dan juga mengambil set ketiga 25-21. Sayangnya menjauhi akhir set ketiga, Luvin Febrian harus meninggalkan lapangan tambahan cepat dikarenakan mengalami cedera.
Memasuki set keempat, LavAni kembali menemukan performanya. Renan Buiatti, Boy Arnez, Hendra Kurniawan, Malizi, juga Dio Zulkifli sangat solid pada bertahan kemudian menyerang. Kendati sempat mendapat perlawanan dari STIN BIN, tetapi LavAni tak terbendung untuk menang 25-20.
Kekalahan kedua kalinya pada final four putaran pertama ini menyebabkan langkah STIN BIN menembus grand final semakin berat.
Jadwal pertandingan hari terakhir final four putaran pertama, Hari Minggu (7/7):
- Pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat (putri) Ibukota Popsivo Polwan vs DKI Jakarta BIN
- Pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (putra) Ibukota STIN BIN vs DKI Jakarta Bhayangkara Presisi
- Pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat (putra) Ibukota LavAni Allobank Electric vs Palembang Bank SumselBabel
Artikel ini disadur dari Juara bertahan LavAni tak terbendung saat lumat STIN BIN 3-1






