3 Kebiasaan yang Bisa Merusak Skin Barrier kemudian Menyebabkan Permasalahan Kulit
Jakarta – Jika ingin punya dermis yang tersebut licin bak kaca, mulailah melindungi skin barrier. Skin barrier merupakan lapisan terluar kulit, fungsinya untuk melindungi lapisan kulit dan juga tubuh. Jika pelindung lapisan kulit ini rusak, beraneka kesulitan lapisan kulit pun bisa saja terjadi, mulai dari tekstur, kekeringan, hingga berjerawat dan juga berbagai lagi.
Perawatan epidermis dengan menggunakan pelembap adalah salah satu cara untuk melindungi. Selain itu, hindari kebiasaan yang berpotensi merusak skin barrier.
Inilah tiga hal yang merobohkan skin barrier menurut ahli kimia kosmetik Kate Biberdorf.
1. Perubahan suhu yang mana cepat
Pernah merasakan nikmatnya berada dalam ruangan yang tersebut sangat dingin di dalam hari yang digunakan sangat panas? Yah, meskipun itu kemungkinan besar terasa nyaman, pelindung lapisan kulit kemungkinan besar tidak.
“Saat ini terjadi, dermis Anda benar-benar membuang molekul air dari permukaan, juga menguap ke udara,” kata Biberdorf.
Jadi,daripada menyalakan AC pada titik terendah selama musim panas, cobalah untuk membuatnya masih pada suhu yang digunakan sedang. Hal ini tidak ada belaka akan menyelamatkan barrier tapi juga dompet.
2. Penerbangan
Bukan rahasia lagi jikalau dermis mengering di pesawat, tetapi mengapa itu mampu terjadi? “[Terbang] mengeluarkan uap dari atmosfer, sehingga dermis cenderung mengering,” kata Biberdorf. Pesawat pun dirancang untuk menciptakan lingkungan aman bagi semua orang, namun epidermis mungkin saja merasakan efeknya. Untuk mencegahnya, pastikan menggunakan pelembap untuk menghidrasi.
3. Menggunakan sabun mandi yang salah
Semua sabun mandi tidaklah dibuat sama, kata Biberdorf. Sabun mandi mampu menghasilkan epidermis kering, terasa kencang atau terlihat pucat setelah meninggalkan dari kamar mandi. Ttu pertanda bahwa sabun yang mana digunakan tiada cocok untuk kulit.
Jadi, cari barang berkualitas lebih tinggi yang digunakan dirancang untuk perawatan skin barrier. Perhatikan kompisisinya, pilih bahan-bahan seperti asam hialuronat, peptida, lidah buaya, shea butter, kemudian minyak nabati.
Itulah tiga kebiasaan umum yang dimaksud mengiritasi skin barrier. Lakukan yang mana terbaik untuk menjaganya supaya tak muncul permasalahan pada kulit.
MIND BODY GREEN
Artikel ini disadur dari 3 Kebiasaan yang Bisa Merusak Skin Barrier dan Menyebabkan Masalah Kulit






