Lifestyle
Sayyidul Istighfar: Bacaan, arti, kemudian manfaatnya

DKI Jakarta – Sayyidul Istighfar adalah salah satu dzikir istighfar yang dimaksud diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk memohon ampunan untuk Allah SWT.
Sayyidul Istighfar dianggap sebagai salah satu bentuk istighfar yang tersebut paling utama kemudian mempunyai keutamaan besar bagi umat muslim yang membacanya dengan penuh keikhlasan juga keyakinan.
Mengamalkan Sayyidul Istighfar sudah mengingatkan kita untuk setiap saat bertobat akibat miliki dosa lalu berjuang memperbaiki diri. Selain itu, Sayyidul Istighfar tidak cuma sekadar dzikir, tetapi juga amalan untuk mendekatkan diri terhadap Allah kemudian memperbaiki kualitas ibadah kita.
Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengamalkan Sayyidul Istighfar secara rutin pada pagi kemudian sore hari untuk memperoleh syafaatnya.
Dalam hadist dari Syaddad bin Aus diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, telah dilakukan dijelaskan bahwa Rasulullah pernah bersabda.
"Siapa yang dimaksud membaca sayyidul istighfar pada sore hari, berikutnya ia meninggal pada di malam hari itu, niscaya ia diantaranya penghuni surga. Berlaku bagi merekan yang dimaksud membaca sayidul istighfar di pagi hari, setelah itu wafat di hari itu juga, niscaya ia di antaranya penghuni surga."
Bacaan serta arti Sayyidul Istighfar اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta khalaqtani. Wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘udzu bika min syarri ma shana‘tu. Abu’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abu’u bidzanbi. Faghfirli. Fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.
Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang mana disembah selain Engkau. Engkau yang mana menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada pada perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang tersebut mengampuni dosa selain Engkau."
Dengan mengamalkan Sayyidul Istighfar di keberadaan orang muslim, maka akan mendapatkan syafaat merupakan ketenangan hati, membersihkan hati, mendekatkan diri terhadap Allah SWT, ampunan dosa, kemudian kelancaran pada bumi kemudian akhirat.
Selain itu, dapat bermetamorfosis menjadi pembuka pintu rezeki, mendapatkan ridho dari Allah SWT, mengakibatkan hujan berkah, memperbanyak harta kemudian anak, dan juga keberkahan lainnya yang dimaksud kemungkinan besar tidak pernah disangka akan kita dapatkan.
Artikel ini disadur dari Sayyidul Istighfar: Bacaan, arti, dan manfaatnya






