Pangeran Harry Tepis Rumor Ingin Pulang ke Inggris, Tidak Berminat Jadi Keluarga Kerajaan Lagi

INGGRIS – Pangeran Harry mengkritik rumor yang mengatakan dirinya ingin pulang ke Inggris lalu berdamai dengan Keluarga Kerajaan . Seorang sumber menyatakan ia puas dengan kehidupannya di area Amerika Serikat sekarang dan juga bukan berminat untuk kembali menjalankan tugas kerajaan.
Hampir lima tahun pasca mengundurkan diri sebagai bangsawan senior kemudian pindah ke California, Negeri Paman Sam bersatu sang istri, Meghan Markle serta anak-anak mereka, Pangeran Archie serta Putri Lilibet, perkiraan tentang kemungkinan kembalinya Pangeran Harry ke Inggris sudah tersebar luas.
Meskipun masih berhubungan dengan teman-teman lama juga Raja Charles III membuka pintu damai untuk memperbaiki hubungan dia yang dimaksud terus memanas, laporan terkini dari Mail on Sunday menunjukkan bahwa Harry sudah pernah menjauhkan diri dari jubir Hollywood-nya. Ia mencari nasihat dari kenalan lamanya tentang kemungkinan kembali ke Inggris.
Dilansir dari Daily Record, Kamis (5/9/2024), namun, sumber yang mana dekat dengan sang Duke menyatakan terhadap Daily Telegraph bahwa ia sangat menikmati hidup barunya dalam California, tempat ia menjalin lingkaran pertemanan yang tersebut menakjubkan kemudian menantikan beberapa proyek mendatang.

Foto/People
Sumber itu juga menyatakan keterkejutan merek berhadapan dengan isu bahwa pangeran 39 tahun itu mempertimbangkan untuk kembali ke tugas kerajaan. Menjelang ulang tahunnya yang ke-40 pada 15 September 2024, Harry sudah pernah secara terbuka menyatakan keinginannya untuk merancang hubungan dengan Charles.
Namun, prospek untuk berdamai dengan sang kakak, Pangeran William, tampak jauh. Hal ini sebab kakak dan juga adik yang disebutkan sudah ada tiada mengomunikasikan sejak 2 tahun lalu atau terakhir kali pada pemakaman nenek mereka, Ratu Elizabeth II.
Berita ini muncul di dalam berada dalam klaim tambahan bahwa putra bungsu Charles dan juga mendiang Putri Diana itu merasa semakin terisolasi setelahnya perjalanannya dan juga Meghan ke Kolombia. Kunjungan pasangan itu ke negara Amerika Selatan pada pertengahan Agustus dianggap sebagai tur kerajaan yang digunakan tiada resmi.






