Mike Tyson Kecanduan Narkoba Parah! Psikedelik Membawa Saya ke Surga!

Mike Tyson kecanduan narkoba yang tersebut membawanya serasa ke surga setiap kali mengkonsumsi psikedelik serta sejenisnya. Mike Tyson mengejutkan Logan Paul dengan mengeluarkan sekantong narkoba selama podcast IMPAULSIVE dan juga mengungkapkan bahwa ia mabuk narkoba ketika latihan mendekati melawan Jake Paul.
Legenda tinju ini dengan santai mengeluarkan psikedelik dari saku belakangnya. Apa yang digunakan dilaksanakan Mike Tyson memproduksi Logan Paul tertegun setelahnya mengeluarkan sekantong narkoba pada waktu siaran langsung.
Tyson kemudian Logan secara singkat berbicara tentang penyelenggaraan ganja merekan sebelum pembawa acara Mike Majlak bertanya terhadap legenda tinju itu tentang pemakaian jamur. Dan pria berusia 58 tahun itu mengejutkan kedua pria itu dengan mengeluarkan sekantong jamur dari sakunya. Baik Paul lalu Majlak berkata, ‘Tidak mungkin’ ketika Tyson mengeluarkan obat-obatan yang disebutkan dari saku belakangnya.
Dan petinju berusia 58 tahun ini menyebabkan para penonton terkesima dengan mengakui bahwa ia masih mengonsumsi psikedelik mendekati pertarungannya di dalam Texas dengan Jake. Ia mengatakan: “Saya harus meminumnya ketika berlatih. Saya terus-menerus berlatih dengan jamur saya. Saya berlatih dengan jamur. Saya merasa sangat indah, itu mengakibatkan saya ke surga, sayang.”
Petinju favorit penggemar, Tyson, mengklaim bahwa ia mengonsumsi jamur untuk pertandingannya melawan sesama petinju hebat, Roy Jones Jr, pada November 2020. Dan beliau menegaskan bahwa ia akan menggunakan jamur ketika ia ingin memberi pelajaran terhadap The Child Problem di pertarungan merek di tempat Dallas. ”Jika saya tidaklah menggunakan jamur, saya akan menggunakan… sisa-sisa jamur. Saya tidaklah akan menggunakan jamur, saya akan menggunakan residu jamur.”
Tyson akan kembali naik ring dengan kegelisahan serius akan kesehatannya, yang tersebut berasal dari perbedaan usia 31 tahun antara dirinya kemudian Jake Paul yang digunakan memiliki pukulan keras. Juara dunia kelas berat termuda yang dimaksud pernah ada ini menegaskan bahwa ia tak bertarung melawan bintang media sosial yang disebutkan demi uang dan juga semata-mata berjuang memadamkan api persaingan yang digunakan masih membara dalam pada dirinya.






