Bisnis

Kronologi Penangkapan Bos Texmaco, Buron Satgas BLBI yang Berakhir di dalam Entikong

JAKARTA – Satgas BLBI mengapresiasi aparat imigrasi yang telah dilakukan melakukan pencegahan menghadapi upaya Marimutu Sinivasan untuk meninggalkan Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, pada Mingguan (8/9/2024) lalu.

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan, berdasarkan KMK Nomor 107/KN.6/2024 tanggal 3 Juni 2024, pencegahan Marimutu ke luar negeri efektif diberlakukan. Pencegahan ini merupakan salah satu upaya pembatasan keperdataan sesuai PP Nomor 28 Tahun 2022 tentang Pengurusan Piutang Negara oleh Panitia Urusan Piutang Negara.

“Marimutu Sinivasan merupakan salah satu dari 22 obligor/debitur BLBI yang digunakan ditangani oleh Satgas BLBI. Saat ini Marimutu tercatat sebagai debitur terkait utang Grup Texmaco, dengan outstanding sebesar USD3,91 miliar lalu Rp31,69 triliun (belum termasuk BIAD 10%), juga sebagai obligor dengan nilai utang sebesar Rp790,557 miliar (belum termasuk BIAD 10%),” ungkap Rionald di keterangan resmi, Mulai Pekan (9/9/2024) malam.

Baca Juga: Satgas BLBI Diminta Kembalikan Uang Negara dari Obligor Nakal

Selama periode penanganan oleh Satgas BLBI sejak Juni 2021 sampai dengan pada waktu ini, Marimutu tiada menunjukkan itikad baik untuk melakukan pembayaran berhadapan dengan utangnya. Tercatat cuma satu kali pembayaran sebesar Rp1 miliar diadakan oleh PT Asia Pacific Fibers, Tbk., anak perusahaan Grup Texmaco.

Oleh dikarenakan itu, Satgas BLBI melakukan upaya-upaya pengembalian hak tagih Negara pada bentuk penyitaan aset yang mana dimiliki Marimutu, dengan estimasi nilai aset sebesar lebih lanjut dari Rp6,044 triliun.

“Untuk tahapan berikutnya, Satgas BLBI akan terus melakukan penyitaan serta pelanggan berhadapan dengan aset Marimutu yang dimaksud tersebar di dalam seluruh Indonesia, demi memulihkan hak Negara dari persoalan hukum BLBI,” kata Rionald.

Baca Juga: Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Diminta Serius Tangani Kasus BLBI

Selain penyitaan, upaya lain yang tersebut telah terjadi diadakan Satgas dalam antaranya melakukan perdagangan lelang melawan jaminan/harta kekayaan lain Marimutu/Grup Texmaco lalu memproses pembayaran konsinyasi/kompensasi/budel pailit terkait aset-aset Marimutu, dengan rincian sebagai berikut:

1. pemasaran sisa material bongkaran eks pabrik PT Wastra Indah di tempat Pusat Kota Batu dengan pokok lelang sebesar Rp1.267.499.999,70;

2. transaksi jual beli sisa material bongkaran eks pabrik PT Perkasa Heavyndo Engineering dalam Daerah Subang dengan pokok lelang sebesar Rp361.724.999,90;

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan