Nasional

KPAI Minta Orang Tua Tidak Memberikan Gawai ke Anak Usia 3 Tahun ke Bawah, Hal ini Alasannya

Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesi (KPAI) meminta-minta khalayak tua bukan memberikan gawai terhadap sang buah hati pada usia tiga tahun ke bawah. 

“Kami agak ketat perihal batas usia anak tidak ada boleh mengakses gadget, ke tiga tahun ke bawah. Kami tidak ada merekomendasikan hal itu diberikan oleh penduduk tua,” ucap Ketua KPAI, Ai Maryati, Jum’at, 19 Juli 2024.

Menurutnya, pemberian gawai untuk anak usia dalam bawah tiga tahun dapat berdampak negatif. Akibat pemberian itu bisa saja merusak, baik pada bentuk fisik kemudian non-fisik sang anak. Dalam hal ini, penduduk tua memberikan gawai terhadap sang buah hati sebagai media untuk mereka bermain. 

“Itu beresiko. Mulai dari rusaknya saraf, psikologis kemudian bounding dengan pendatang tua yang digunakan menyebabkan dirinya tidaklah mempunyai kelekatan yang digunakan utuh,” tambahya. 

Selain itu, kata Ai, KPAI juga memohon terhadap para developer untuk tidak ada mengembangkan permainan-permainan untuk anak di bawah usia tiga tahun. “Kami juga komunikasikan ke pihak-pihak atau pelopor platform supaya tidak ada mengembangkan permainan untuk anak-anak di dalam bawah usia tiga tahun,” kata dia. 

Bagi Ai, kolaborasi yang digunakan cermat, antar lembaga terkait nantinya dapat melindungi buah hati dari hal-hal yang bukan diinginkan. Selain itu, Ai menegaskan, KPAI akan terus berupaya untuk menciptakan ruang digital yang mana ramah untuk anak. 

Artikel ini disadur dari KPAI Minta Orang Tua Tidak Memberikan Gawai ke Anak Usia 3 Tahun ke Bawah, Ini Alasannya

Related Articles

Back to top button