Olahraga

Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Mingguan (15/9/2024) pukul 12.00 Waktu Indonesia Barat

PROVINSI DKI DKI Jakarta masih bertengger dalam kedudukan puncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 . Hal itu berdasarkan data yang mana sudah ada diinput pada Mingguan (15/9/2024) hingga pukul 12.00 WIB.

DKI DKI Jakarta nyaman di dalam pucuk dengan koleksi 94 emas, 82 perak, 76 perunggu. Lalu di tempat peringkat kedua ada Jawa Barat dengan raihan 86 emas, 84 perak, lalu 85 perunggu.

Jawa Timur juga menempel ketat di area kedudukan ketiga dengan capaian 86 emas, 78 perak, lalu 77 perunggu. Meski kedudukan peringkat belum berubah, tetapi untuk perebutan tiga besar pun diprediksi akan masih memanas pada hari ini.

Tuan rumah Sumatera Utara juga Aceh masih bertahan di dalam kedudukan lima besar. Sumatera Utara ada pada peringkat keempat, mengoleksi 43 emas, 20 perak, kemudian 53 perunggu.

Sedangkan Aceh pada urutan kelima dengan raihan 39 emas, 30 perak, dan juga 35 perunggu. Namun, sikap Aceh juga ditempel ketat Jawa Tengah yang ada dalam kedudukan keenam.

Saat ini Jawa Tengah mengoleksi 27 emas, 31 perak, dan juga 58 perunggu. Disusul DI Yogyakarta di dalam peringkat ketujuh dengan catatan 20 emas, 25 perak, serta 27 perunggu.

Sementara perebutan sikap 10 besar ada Kalimantan Timur juga Banten yang tersebut sedang bersaing. Untuk ketika ini, Kalimantan Timur berhasil menduduki peringkat 10, sedangkan Banten 11.

Berikut klasemen sementara perolehan medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Akhir Pekan (15/9/2024) pukul 12.00 WIB.

1. DKI Ibukota (94 emas, 82 perak, 76 perunggu)
2. Jabar (86, 84, 85)
3. Jatim (86, 78, 77)
4. Sumut (43, 20, 53)
5. Aceh (39, 32, 35)
6. Jateng (27, 32, 58)
7. DIY (20, 25, 27)
8. Bali (19, 22, 31)
9. Lampung (16, 12, 17)
10. Kaltim (13, 24, 28)
11 Banten (13, 11, 21)
12. Riau (12, 10, 21)
13 Papua (11, 9, 12)
14. Kalsel (9, 7, 12)
15. Jambi (6, 11, 17)
16. Sulsel (5, 11, 17)
17. Sumsel (5, 10, 19)
18. NTB (4, 7, 7)
19. Sulut (4, 6, 7)
20. Kepri (3, 3, 3)
21. Pabar (3, 2, 9)
22. NTT (3, 2, 7)
23. Papeg (3, 0, 2)
24. Papteng (2, 4, 5)
25. Babel (2, 2, 5)
26. Gorontalo (2, 2, 3)
27. Kaltara (2, 0, 2)
28. Sumbar (1, 6, 14)
29. Kalbar (1, 4, 11)
30. Sultra (1, 4, 4)
31. Maluku (0, 2, 3)
32. Kalteng (0, 2, 1)
33. Papsel (0, 2, 0)
34. Sulbar (0, 2, 0)
35. Sulteng (0, 1, 4)
36. Bengkulu (0, 0, 4)
37. PBD (0, 0, 3)
38. Malut (0, 0, 0)

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan