Bisnis

Infrastruktur berkembang, MAS Group Luncurkan Proyek Baru dalam Tangerang Utara

TANGERANG – Para penanam modal kemudian pengembang perumahan , dari di maupun luar negeri mengamati bidang properti di dalam Indonesia masih prospektif. Rumah tapak setiap saat menjadi primadona di industri properti.

Hal ini oleh sebab itu kebutuhannya masih besar sekali dengan adanya kekurangan pasokan (backlog) rumah mencapai 12,7 jt unit. Selain itu setiap tahunnya ada tambahan permintaan dari end pengguna sebanyak 800.000 unit.

Seolah tak mau kehilangan momentum, lalu dengan adanya tren lingkungan ekonomi properti yang dimaksud terus meningkat, Mega Agung Sembada (MAS Group) melalui proyek Daerah Perkotaan Sutera (250 hektare) mengembangkan produk-produk baru dengan menggandeng developer dengan syarat Jepang, Fujiken Co Ltd.

Proyek yang dimaksud adalah Seion Tangerang dengan luas lahan 5,5 hektare, dikembangkan melalui perusahaan joint venture yaitu PT Mas Fujiken Indonesia. ”Kerja serupa dengan Fujiken ini untuk yang digunakan kedua kalinya,” kata Direktur Utama PT Mas Fujiken Indonesia Suwandi Tio pada siaran pers, Kamis (15/8/2024).

Dalam pengembangannya Seion Tangerang, PT Mas Fujiken Indonesia menggandeng konselor perencanaan dan juga arsitek ternama yaitu Townland. Dengan persaingan pangsa yang dimaksud kompetitif pada sekitar proyeknya, Seion Tangerang menawarkan barang berbeda dengan konsep rumah 3 lantai.

Menurut Suwandi Tio, konsep rumah 3 lantai di tempat Tangerang Utara belum ada kemudian dia mengawasi ini sebagai prospek dengan memberikan sesuatu yang digunakan berbeda dengan harga jual terjangkau. “Harga unit rumah yang mana kami tawarkan mulai dari Rp900 jutaan dengan tipe mulai dari 5,5 X 12, 7×12 dan juga 8×12 lalu setiap rumah berkonsep smart home,” ujarnya.

Di konsep Sebagai hunian Eco Smart Home, Seion Tangerang dilengkapi infrastruktur seperti central green spine, communal kitchen garden, upcycle playground, club house, composting area, waste collection and drop off station. ”Seion Tangerang bukanlah belaka sebagai tempat tinggal tapi memberikan kualitas hidup akibat dikembangkan dengan konsep suistainble development,” jelasnya.

Suwandi Tio menjelaskan, kelebihan lain yang tersebut akan memberikan keuntungan konsumen adalah infrastruktur dalam kawasan Tangerang Utara yang tersebut semakin lengkap. Seion Tangerang yang tersebut merupakan bagian dari Perkotaan Sutera lokasinya cuma 1 kilometer dari Pintu Tol Rajeg yang dimaksud merupakan bagian dari Ruas Tol PIK 2, yang digunakan terkoneksi dengan Bandara Soekarno-Hatta lalu akan beroperasi di waktu dekat.

Ruas tol ini merupakan bagian dari jalan tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg yang mana panjangnya mencapai 38,6 kilometer. Kementerian PUPR berusaha mencapai ruas tol ini akan selesai pada 2026 mendatang.

Dengan konstruksi ruas tol yang dimaksud menghubungkan beberapa kawasan di tempat Banten, khususnya Tangerang Utara akan menimbulkan kawasan ini semakin mudah di tempat akses. Tentunya hal ini akan meningkatkan peningkatan hunian atau perumahan dalam kawasan tersebut.

President Director Fujiken Co Ltd Hisashi Maki mengakui, keinginan rumah di dalam Indonesia ketika ini cukup tinggi. Di samping itu, Indonesia yang mana secara geografis cukup luas serta posisinya sebagai negara berkembang, memproduksi peluang di dalam sektor properti masih terbuka lebar.

“Selain itu, kami puas berkerja serupa dengan MAS Group di area proyek Seion Serang dan juga kami miliki kesamaan visi lalu konsep produk-produk dengan MAS Group yang dimaksud menjadi dasar keyakinan kami untuk bekerja sejenis kembali dengan mengembangkan Seion Tangerang,” jelasnya.

Related Articles

Back to top button