Olahraga

Perbandingan VO2 Max Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Era Evan Dimas Dulu Menurut Indra Sjafri

Perbandingan VO2 Max pemain Timnas Indonesia U-19 vs era Evan Dimas dkk dulu diungkap Indra Sjafri . Sebagaimana diketahui, Coach IS sendiri berpengalaman melatih Timnas Indonesia U-19 era sekarang lalu dulu.

Selama beberapa tahun terakhir, PSSI menggenjot pengembangan penggawa muda potensial melalui Tim Nasional (Timnas) kelompok umur. Sebut hanya dari U-16, U-17, U-19 hingga U-20.

Perlahan, langkah yang dimaksud berbuah hasil manis. Saat ini, mulai terlihat peningkatan signifikan, termasuk di dalam Timnas U-19.

VO2 Max Pemain Timnas U-19 Sekarang vs Era Evan Dimas Dulu

Sebagai informasi, VO2 Max ini adalah acuan kemampuan tubuh pada memproses oksigen ketika melakukan kegiatan intensif termasuk olahraga. Nah, biasanya tes VO2 Max sendiri biasa dilaksanakan para pegiat olahraga, tak terkecuali untuk pesepak bola.

Perbandingan VO2 Max diungkap Indra Sjafri kala menjadi tamu di podcast di area kanal YouTube Arya Sinulingga. Podcast dengan judul “Juru Taktik Timnas U-19 – Indra Sjafri Bongkar Strategi” itu sudah tayang pada 2 Agustus 2024.

Pada podcast yang digunakan diadakan Indra Sjafri dengan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu, ada berbagai pembahasan yang tersebut diulas. Salah satunya sempat menyinggung terkait perbandingan kualitas pemain Timnas Indonesia U-19 era pada masa kini yang digunakan kemarin menjuarai Piala Aff U-19 2024 dengan Timnas U-19 era Evan Dimas dulu.

Pembahasan yang disebutkan diawali ketika Arya bertanya mengenai pandangan Coach Indra tentang bibit-bibit muda Timnas Indonesia ketika ini. Setelahnya, Indra Sjafri mencoba membandingkannya melalui kriteria VO2 Max.

“Ini by data yang dimaksud bang ya, ini contoh. VO2 Max aja zamannya 2013 Evan Dimas. Evan Dimas itu VO2 Max-nya cuma 63 serta cuma satu-satunya pada tim. Di bawah itu ada 50, 53, ya kan. (kalau) sekarang, rata-rata 62,8 ” ucap Indra Sjafri.

Selain dari VO2 Max, Indra Sjafri juga menyoroti tinggi badan para pemain. Menurutnya, apabila dulu rata-rata di dalam bawah 170, ketika ini rata-ratanya 178,2. Tertinggi bahkan ada yang dimaksud mencapai 193 kemudian untuk kiper hampir semua 190.

Menanggapi perbandingan tersebut, Indra Sjafri menyebutnya sebagai kemajuan. Dia pun menyampaikan apabila proses ini masih ingin diteruskan, aspek pasukan kepelatihan harus terus diperbaiki.

Untuk diketahui, Timnas Indonesia U-19 angkatan 2024 belum lama ini sudah pernah menjuarai Piala Aff U-19. Mayoritas alumninya sekarang sudah naik kasta menuju Timnas Indonesia U-20 yang tempo hari mengalahkan Timnas Argentina U-20.

Itulah ulasan mengenai perbandingan VO2 Max pemain Timnas Indonesia U-19 sekarang vs era Evan Dimas dulu menurut Indra Sjafri.

Related Articles

Back to top button
habanero menghadirkan fitur fleksibel dengan efek dramatispelajari rumus dan strategi mahjong ways dari admin mimin kpkggbosgg mengulas cara mengamati perubahan pola pada mahjong wayskajian hermeneutis mbg menganalisis kejutan jackpot liar wild west goldgates of olympus dalam pembahasan mbg melalui pengujian rutin dan logismahjong ways mengulas perubahan pola permainan yang diamati komunitas mbgstarlight princess kajian komprehensif terhadap pola perilaku pemain untuk pengambilan keputusan yang lebih bijakbosgg meninjau pola mahjong ways 2 melalui catatan statistik permainanharga minyak menjadi perspektif bonanza gold dalam kajian data terbarumahjong ways dan alasan temanya masih dikenal komunitas digital mbgsisi lain mahjong ways 2 ulasan eksklusif bersama mbgpenelitian aksiologis mbg menganalisis peluang ganda gates of olympus