Elektabilitas Imam Budi Hartono Teratas untuk Pemilihan Kepala Daerah Depok, KedaiKOPI: Diuntungkan Letak Wakil Wali Pusat Kota
Jakarta – Kandidat calon Wali Daerah Perkotaan Depok dari PKS, Imam Budi Hartono memiliki elektabilitas tertinggi pada survei teranyar Tim Diskusi dan juga Kajian Opini Publik Negara Indonesia atau KedaiKOPI.
Direktur Investigasi serta Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI Ibnu Dwi Cahyo mengungkapkan Imam Budi Hartono berubah jadi kandidat kuat pada pemilihan gubernur 2024 Depok kemudian paling berbagai disebut responden dibandingkan dengan kandidat lainnya
“Imam diuntungkan dengan posisinya sebagai Wakil Wali Perkotaan Depok yang tersebut dikenal merakyat kemudian berpengalaman,” kata Ibnu pada keterangan tercatat yang digunakan diterima, 20 Juli 2024.
Berdasarkan hasil survei, 83,6 persen masyarakat mengkaji puas dengan kinerja Imam sebagai Wakil Wali Pusat Kota Depok, sehingga wajar apabila politikus PKS itu meraih elektabilitas tinggi ketimbang sosok lainnya.
“Karena inilah Imam mendapatkan atensi besar dari masyarakat,” kata Ibnu.
Sedangkan, untuk popularitas pun Imam masih tertinggi dengan 81,2 persen, selanjutnya Ririn Farabi A. Rafiq 51,6 persen, kemudian Intan Fauzi 50,3 persen dan juga Supian Suri 44,6 persen.
“Pada elektabilitas tertutup dengan menyebutkan beberapa nama calon, Imam juga tempati sikap teratas dengan nomor elektabilitas 60,9 persen. Disusul Supian Suri 17,5 persen, Ririn Farabi A. Rafiq 7,3 persen, kemudian terakhir Intan Fauzi 7,2 persen. Sementara reponden yang digunakan belum menentukkan pilihan mencapai 7,1 persen,” kata Ibnu.
Imam Budi Hartono juga masih unggul pada simulasi dua tokoh. Sebanyak 68,2 persen responden memilih Imam dibandingkan dengan Supian Suri yang dimaksud mendapat hitungan 24,6 persen lalu 7,2 persen sisanya belum memutuskan.
Ibnu mengungkapkan pada simulasi dua pasang calon, Imam berpasangan dengan Ririn masih lebih banyak unggul dengan 66,9 persen dari paket Supian Suri-Intan yang tersebut meraih 26 persen.
Diketahui Imam digadang-gadang akan disandingkan dengan Ririn yang tersebut merupakan politikus Golkar lalu istri dari Ketua DPD Golkar Pusat Kota Depok Farabi A. Rafiq.
Sementara, Supian Suri yang akan diusung 6 partai dalam Koalisi Sama Sama, yakni Gerindra, PDIP, PKB, Demokrat, PAN serta PPP ini sedang dijodohkan dengan Intan Fauzi.
Menurut Ibnu, pada pemilihan kepala daerah, ada kemungkinan hanya sekali satu pasang calon, sehingga kandidat yang dimaksud mendaftar akan menghadapi kotak kosong.
“Kemungkinan berperang melawan kotak kosong selalu ada, dari survei kami pasangan Imam-Ririn mendapatkan 80,9 peraen ketika bertarung dengan kotak kosong yang mana semata-mata 12 persen, sisanya 7 persen belum memutuskan,” kata Ibnu.
Ia menyatakan pasangan Imam-Ririn masih mempunyai kesempatan untuk optimalisasi, meskipun pada waktu ini dua nama yang dimaksud cenderung kuat dibandingkan dengan pasangan lain.
Survei KedaiKOPI dilaksanakan 3 sampai 9 Juli serta menggunakan metode face to face interview itu melibatkan 400 responden rentang usia 17-65 tahun ke 11 kecamatan dengan margin error 4,8 persen pada interval kepercayaan 95 persen.
Artikel ini disadur dari Elektabilitas Imam Budi Hartono Teratas untuk Pilkada Depok, KedaiKOPI: Diuntungkan Posisi Wakil Wali Kota





