Bisa Tempuh Jarak 579 Km, Motor Listrik Ola Roadster Diluncurkan

NEW DELHI – Motor listrik menjadi salah satu cara yang dimaksud ditawarkan untuk menekan emisi. Tapi, salah satu keraguan untuk mengadopsi motor listrik adalah jarak tempuh. Saat ini, sebagian besar produsen menawarkan jarak tempuh 100 kilometer.
Untuk menjawab permintaan konsumen, salah satu produsen motor listrik, Ola Roadster, menghadirkan hasil yang dimaksud dapat menempuh jarak mengesankan. Bahkan, mempunyai daya jelajah melebihi mobil listrik yang digunakan dipasarkan ketika ini.
MelansirGaadiwaadi, Ola Roadster telah dilakukan meluncur pada India dengan menyasar kalangan berhadapan dengan yang tersebut menyukai motor listrik premium. Motor ini hadir dengan desain simpel tapi mempunyai tampilan yang dimaksud sporty tanpa banyak stiker atau ornamen.
Dilihat dari depan, motor listrik ini terlihat sangat ramping, yang tersebut memiliki desain lampu depan berukuran kecil. Sementara lampu sein tergabung pada sayap atau fairing mungil motor tersebut, dengan setang yang menyerupai motocross.
Bagian kaki-kakinya dibuat mencolok dengan suspensi depan upside down. Kemudian ban kemudian cakram rem dibuat berukuran besar. Motor yang disebutkan memadukan kesan modern serta maskulin menjadi satu kesatuan yang dimaksud menarik perhatian.
Ola Roadster disematkan teknologi canggih kekinian, seperti empat mode berkendara (Eco, Normal, Sport, lalu Hyper), panel instrument TFT berukuran 6,8 inch, LCD 4,3 inch dengan MoveOS 5, cruise control, turn by turn navigation, AI-powered, rem antilock braking system (ABS), serta masih sejumlah lagi.
Ola Roadster ditawarkan dengan tiga varian berbeda, yakni Roadster X, Roadster Reguler, lalu Roadster Pro. Motor listrik yang dimaksud dibanderol mulai 74.999 rupee atau setara Rp14 jutaan hingga 249.999 rupee sekitar Rp46 jutaan.
Untuk varian Roadster Pro, pabrikan membekalinya dengan sel 16 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 579 km pada kondisi penuh. Sementara kecepatan maksimalnya 194 km/jam. Ini adalah menjadi keunggulan utama motor listrik ini akibat sebagian besar motor listrik yang dimaksud ditawarkan hanya saja dapat melaju kurang dari 100 km/jam.






