Kemenag Beri Penghargaan terhadap 11 Penyuluh Agama Islam Terbaik 2024

JAKARTA – Kementerian Agama ( Kemenag ) memberi penghargaan terhadap 11 Penyuluh Agama Islam (PAI) di perhelatan PAI Award 2024. Acara ini tidaklah belaka menjadi wujud apresiasi terhadap dedikasi juga loyalitas PAI, tetapi juga sebagai pengakuan berhadapan dengan peran vital mereka di memberi perubahan serta gagasan terkait kepenyuluhan agama Islam di tempat Indonesia.
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki menegaskan, pentingnya peran PAI pada mengedepankan ajaran Islam yang dimaksud rahmatan lil’alamin.
“Ikhtiar bapak/ibu (PAI) ini adalah bagian yang akan dicatat pada sejarah, bagaimana peran-peran para PAI pada menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata beliau di acara PAI Award 2024 di area Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Wamenag mengatakan, PAI Award tidak sekadar turnamen penghargaan tetapi juga upaya dengan pada memacu peningkatan kualitas dan juga kapasitas para penyuluh agama. Tantangan dakwah kemudian pembinaan umat yang tersebut semakin kompleks menciptakan penghargaan ini menjadi dorongan moral bagi para penyuluh untuk terus berkarya dan juga berinovasi.
Sebanyak 80 PAI yang sudah pernah berprestasi berhasil lolos ke sesi final yang terbagi pada 8 kategori. Dari jumlah keseluruhan tersebut, 11 PAI dinobatkan sebagai yang digunakan terbaik. “Kepada para pemenang, kemenangan ini adalah kemenangan kita sama-sama di menjaga soliditas dan juga dedikasi para Penyuluh Agama Islam pada seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Wamenag menekankan, kemenangan ini juga merupakan simbol dari gerak juga nafas yang dimaksud identik pada antara para penyuluh. Wamenag juga mengungkapkan, pemenang terpilih melalui proses seleksi yang ketat serta teliti oleh komite juri.
“Penilaian yang dijalankan oleh para juri tentu bukan mudah, mengingat kualitas dan juga dedikasi tinggi yang tersebut ditunjukkan semua peserta. Namun, pada akhirnya, pemenangnya adalah seluruh Penyuluh Agama Islam yang mana ada di tempat Indonesia,” lanjut Wamenag.
Penghargaan ini juga menggarisbawahi pentingnya peran PAI pada menjaga keberagaman, toleransi, serta moderasi beragama. Menurut Wamenag, pada tangan para penyuluh, pemahaman Islam yang mana rahmatan lil’alamin dapat terus dipertahankan dan juga disebarluaskan.





