Otomotif

Wuling Genjot Ekspansi Charging Station, GB/T Tak Lagi Jadi Hambatan?

JAKARTA – Wuling Motors terus menunjukkan komitmennya pada memperluas infrastruktur pengisian daya di tempat Indonesia. Meski sempat menuai kritik akibat penyelenggaraan standar pengisian daya GB/T yang tersebut kurang populer dibandingkan CCS2 yang dimaksud diadopsi pabrikan mobil listrik umumnya, Wuling tak gentar serta terus menambah total charging station mereka.

Ekspansi Agresif, 30 Titik Charging Station Hingga Akhir Agustus 2024

Brian Gomgom, Public Relations Manager Wuling Motors Indonesia, menyatakan bahwa hingga pada waktu ini Wuling telah dilakukan menyediakan 16 titik SPKL DC Charger di dalam berbagai daerah, termasuk Jabodetabek, Rest Area 207A Cirebon, dan juga Rest Area 379A Batang.

Menariknya lagi, Wuling berencana menambah jumlah agregat charging station hingga 30 titik lokasi baru sampai akhir Agustus 2024. “Langkah ini tentu akan mempermudah para pemilik Wuling Binguo EV serta Cloud EV pada mengisi daya kendaraan mereka, teristimewa pada waktu melakukan perjalanan jauh,” ungkap Gomgom.

Gratis serta Mudah Diakses

Salah satu keunggulan charging station Wuling adalah penggunaannya yang digunakan masih gratis. Pemilik mobil listrik Wuling cukup menggunakan aplikasi mobile untuk mengakses infrastruktur ini.

Dalam acara test drive Cloud EV, Selasa (13/8), Wuling Motors mendemokan proses ngecas dalam charging station Wuling yang mana ada di dalam area parkir Sudirman Park, Jakarta. Charging station ini menggunakan jenis charging gun IEC BB atau yang tersebut lebih banyak dikenal dengan GB/T.

GB/T: Standar yang tersebut Berbeda, Tapi Bukan Masalah

Wuling Genjot Ekspansi Charging Station, GB/T Tak Lagi Jadi Hambatan?

Meskipun standar GB/T kurang populer dibandingkan CCS2 yang dimaksud banyak digunakan oleh SPKLU lain, Wuling tetap memperlihatkan optimistis.

Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors, menyatakan bahwa Cloud EV mempunyai 2 selot charger GB/T. Pertama, selot untuk arus AC untuk pemanfaatan rumahan (home charging) yang digunakan mempunyai daya maksimal 7 kW.

Yang kedua adalah selot untuk arus DC fast charging yang mana bisa saja menerima daya maksimal hingga 60 kW. Hanya butuh waktu 30-35 menit dari 30-100 persen untuk mengisi daya Cloud EV.

Dengan terus menambah jumlah total charging station juga memberikan kemudahan akses bagi pengguna, Wuling berharap GB/T tidak ada lagi menjadi hambatan bagi calon konsumen mobil listrik mereka.

Proses Pengisian Daya yang mana Mudah

Wuling Genjot Ekspansi Charging Station, GB/T Tak Lagi Jadi Hambatan?

Untuk menggunakan charging station Wuling, pengguna perlu mengunduh aplikasi mobile E Charge International. Selanjutnya hanya sekali perlu melakukan registrasi lalu masuk ke aplikasi. Kemudian, pengguna bisa jadi memindai kode QR untuk mengisi informasi detail pengisian.

Selanjutnya, pengguna cukup menekan tombol ‘Start Charging’ serta proses status pengisian dapat dilihat dalam layar aplikasi. Jika ingin menghentikan pengisian daya, pengguna juga bisa jadi melakukannya melaluiaplikasi.

Related Articles

Back to top button
eksplorasi mbg meninjau wild bandito dengan perspektif baruadmin mimin menjelaskan cara membaca pola mahjong ways dengan pendekatan analitisadmin mimin mengulas pendekatan strategi mahjong ways bersama kpkgghabanero sajikan bonus harian stabil dengan sistem lebih efisienevaluasi rupiah melalui mahjong ways 2 dengan observasi data terstruktureksplorasi mbg meneliti gates of olympus secara detail dan konsistenhabanero memberikan performa stabil dengan sistem efisienspaceman strategi menentukan titik terbang optimal sp2menilik lebih dekat mbg menguak pola sensasional di gates of olympuskpkgg menguraikan metode analisis rumus mahjong ways secara terstrukturmahjong ways tawarkan bonus galaxy 146 mode dengan hadiah variatiftreasures of aztec mengenal fitur wilds on the way ta7