Realisasi Anti Fraud Tekan Risiko Kecurangan pada Lingkungan BUMN

JAKARTA – Perkuatan sistem anti fraud ini sejalan dengan amanat dari Kementerian BUMN agar BUMN terus melakukan implementasi sistem tata kelola yang dimaksud baik, manajemen risiko yang efektif, kemudian pengendalian internal yang dimaksud mampu menekan risiko kecurangan di dalam lingkungan BUMN.
Dalam rangka menguatkan implementasi anti fraud, Indonesia Financial Group (IFG) dan juga anggota holdingnya menyetujui secara resmi Piagam Keseriusan Anti Fraud. Kepercayaan yang disaksikan oleh Badan Pengawasan Keuangan serta Pembangunan (BPKP) untuk menguatkan implementasi sistem anti fraud di dalam habitat holding BUMN asuransi, penjaminan kemudian pembangunan ekonomi tersebut.
Wakil Direktur Utama IFG, Haru Koesmahargyo mengatakan, kerjasama ini merupakan keseriusan IFG dan juga anggota holding untuk mengurangi terjadinya fraud melalui implementasi tata kelola yang tersebut baik, juga manajemen risiko yang efektif.
Dengan itu, lanjut dia, operasional industri perusahaan dapat meningkatkan kekuatan kepercayaan rakyat terhadap bidang keuangan khususnya asuransi, penjaminan serta investasi.
“Ini sejalan dengan diterbitkannya POJK No. 12 tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan. IFG sebagai Organisasi yang digunakan dikategorikan konglomerasi keuangan melakukan persiapan lebih tinggi dini di implementasi POJK yang dimaksud baik dalam IFG maupun di tempat anggota holding,” tutur Haru, disitir Hari Sabtu (17/8/2024).
Turut hadir di acara yang disebutkan antara lain Deputi Kepala BPKP Area Investigasi Agustina Arumsari, Komisaris Utama IFG Fauzi Ichsan, serta Direktur Utama anggota holding IFG.
Baca Juga: Minimalisir Penipuan, Asosiasi Travel dan juga Provider Qris Sepakat Digitalisasi
Sementara itu pada kesempatan yang mana identik Deputi Kepala BPKP Sektor Investigasi Agustina Arumsari menjelaskan, dengan penandatanganan Piagam Janji Anti Fraud ini, BPKP akan mengupayakan peningkatan kinerja kemudian tata kelola di tempat BUMN.
”Kegiatan hari ini merupakan bentuk keberlanjutan dari komitmen kita sama-sama di upaya merancang akuntabilitas juga menguatkan tata kelola korporasi negara yang baik lalu bersih, “,jelas Agustina.
Kerja serupa ini, lanjut dia, diharapkan dapat menjadi salah satu upaya IFG di meningkatkan kesadaran juga komitmen pada mengurangi terjadinya fraud pada ekosistem IFG.





