Olahraga

Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, hari terakhir pekan (13/9/2024) Jam 08.00 Waktu Indonesia Barat

Klasemen medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 semakin seru. Hingga Hari Jumat (13/9/2024) pukul 08.00 WIB, Jawa Timur, DKI Jakarta, serta Jawa Barat masih bersaing untuk merebut tempat teratas.

Saat ini Jawa Timur masih menempati puncak klasemen sementara perolehan medali dengan mengoleksi 64 emas, 55 perak, dan juga 54 perunggu. Namun dia wajib waspada mengingat DKI Ibukota terus menerornya pada sikap kedua.

DKI DKI Jakarta sejauh ini sudah ada membukukan 61 emas, 62 perak, dan juga 55 perunggu. Sedangkan Jawa Barat berada di area peringkat ketiga dengan mengakumulasi 58 emas, 61 perak, kemudian 58 perunggu.

Persaingan yang mana tak kalah sengit dialami dua provinsi tuan rumah yakni Sumatera Utara lalu Aceh. Sumatera Utara yang dimaksud ada di dalam peringkat empat (33 emas, 13 perak, kemudian 43 perunggu) terus ditempel ketat oleh Aceh di area urutan kelima (30 emas, 23 perak, dan juga 25 perunggu).

Sementara itu, Jawa Tengah yang dimaksud semalam sempat naik ke sikap enam, pagi ini harus tergusur. Jawa Tengah digeser DI Yogyakarta yang turut menambah pundi-pundi emas pada hari kemarin.


Posisi papan berada dalam pun mengalami pembaharuan yang digunakan cukup signifikan sejak kemarin. Papua, Kalimantan Timur, Riau, lalu Kalimantan Selatan terlihat kerap bergantian mengisi tempat ke-11 hingga 14. Untuk pada waktu ini, Papua lebih banyak baik ketimbang tiga provinsi tersebut.

Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, hari terakhir pekan (13/9/2024) pukul 08.00 WIB

1. Jatim (64 emas, 55 perak, 54 perunggu)
2. DKI Ibukota Indonesia (61, 62, 55)
3. Jabar (58, 61, 58)
4. Sumut (33, 13, 43)
5. Aceh (30, 23, 25)
6. DIY (16, 15, 18)
7. Jateng (15, 21, 42)
8. Bali (15, 14, 24)
9. Lampung (13, 12, 12)
10. Banten (11, 7, 17)
11. Papua (9, 5, 10)
12. Kaltim (8, 17, 22)
13. Riau (8, 9, 15)
14. Kalsel (8, 7, 7)
15. Jambi (5, 8, 10)
16. Sulsel (4, 9, 14)
17. Sulut (4, 4, 5)
18. Sumsel (3, 9, 16)
19. Pabar (3, 2, 7)
20. Kepri (3, 2, 2)
21. Papeg (3, 0, 1)
22. NTB (2, 5, 4)
23. Papteng (2, 3, 4)
24. Kaltara (2, 0, 2)
25. Sumbar (1, 4, 7)
26. Kalbar (1, 3, 8)
27. Sultra (1, 3, 3)
28. Gorontalo (1, 1, 0)
29. Babel (1, 0, 2)
30. Maluku (0, 2, 1)
31. Papsel (0, 2, 0)
31. Sulbar (0, 2, 0)
33. NTT (0, 1, 4)
34. Sulteng (0, 1, 2)
35. Kalteng (0, 1, 0)
36. Bengkulu (0, 0, 3)
37. PBD (0, 0, 2)

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan