Saatnya Edgar Berlanga Pensiunkan Canelo: Orang Ingin Wajah Baru!

Edgar Berlanga menyindir Saul Canelo Alvarez apabila orang-orang membutuhkan wajah baru di tempat kelas menengah super. Petinju tak terkalahkan berusia 27 tahun, Berlanga (22-0, 17 KO), akan mencoba mengambil alih keadaan pada tanggal 14 September di area T-Mobile Arena, Las Vegas, pada waktu ia bertarung melawan salah satu wajah tinju yang tersebut merupakan salah satu yang mana terbaik di dalam dunia tinju, penguasa kelas menengah super, Saul Canelo Alvarez (61-2-2, 39 KO).
“Saya akan melawan manusia legenda, kemudian saya akan menjadi legenda,” kata Berlanga terhadap BoxingScene. “Ini adalah waktu saya untuk bersinar. Saya ditakdirkan untuk ini, untuk mengambil alih olahraga ini serta menjadi wajahnya dengan mengalahkannya dan juga memensiunkannya pada di malam hari itu. Ia telah dilakukan menghasilkan jejaknya di olahraga ini. Orang-orang telah bosan dengannya lalu menginginkan wajah baru.”
Saul Canelo Alvarez menyapu bersih kelas 76,2 kg selama empat tahun terakhir, lalu Berlanga adalah salah satu dari sedikit lawan kredibel yang tersebut tersisa di area divisi ini yang dimaksud harus dihadapi oleh superstar Meksiko ini. Canelo Alvarez, 34 tahun, memilih untuk tidak ada bertarung dengan petinju-petinju seperti David Benavidez lalu David Morrell, yang dimaksud sudah pernah mengubah tempat karier merek juga pindah ke kelas 79,3 kg, bergabung dengan mantan penakluk Canelo, Dmitry Bivol.
Petinju kelahiran Brooklyn berdarah Puerto Rico ini percaya bahwa ia lebih besar dari layak untuk merebut tiket kemenangan pada pertandingan melawan Canelo. “[Benavidez serta yang lainnya] bukan menjual,” kata Berlanga.
“Mereka tidak ada miliki negara pada belakang mereka. Saya orang Puerto Rico, serta itu sangat membantu saya untuk meraih kemenangan pertandingan. Mereka bukanlah seseorang yang mana harus ditonton sejumlah orang. Saat saya bertarung, orang-orang ingin menonton saya. Semua orang akan menonton. Saya tak membutuhkan gelar. Saya mempunyai kredibilitas dari apa yang digunakan saya bawa ke di arena.”
“Saya mendapatkan laga ini dikarenakan kerja keras saya serta dari penampilan terakhir saya dan juga mencetak KO menghadapi Padraig McCrory di tempat bulan Februari. Itu jelas menyebabkan saya siap lalu menempatkan saya dalam sikap ini.”
Penghentian ronde keenam Berlanga menghadapi McCrory mengakhiri lima kemenangan beruntun melalui langkah juri untuk “The Chosen One” pasca memulai kariernya dengan 16 KO beruntun pada ronde pertama.
“Ya, Canelo sudah ada semakin tua, namun ia sudah pernah bertarung dengan sangat baik di pertarungan terakhirnya melawan Jaime Munguia,” ujar Berlanga. “Saya tidaklah mengawasi adanya penurunan. Saya masih berpikir bahwa beliau masih bagus. Saya tidak ada akan mengambil apapun darinya. Saya tahu apa yang tersebut akan saya hadapi, lalu siapa yang digunakan akan saya hadapi. Saya tahu apa yang mana diperlukan untuk mengalahkan pria seperti itu. Sekarang adalah waktu saya meskipun. Aku ditakdirkan. Hal ini adalah waktu yang tepat untuk mengambil alih olahraga tinju.”






